Banyak usaha kecil dan menengah yang baru memulai pemasaran sering kali memiliki pemikiran yang umum: sudah punya situs web, jadi cukup arahkan pelanggan ke homepage saja. Ini adalah pilihan yang dapat dimengerti, karena homepage adalah tempat yang memberikan gambaran umum tentang bisnis, memiliki menu lengkap, informasi dasar, dan sekilas tampak seperti halaman yang paling sesuai untuk menerima segala jenis lalu lintas.

Tetapi dalam kenyataannya, tidak semua kampanye harus mengarahkan pelanggan ke homepage.

Ada kasus di mana homepage berperan baik dalam memperkenalkan merek. Namun, ada juga banyak kasus, terutama ketika bisnis menjalankan kampanye tertentu, homepage justru membuat pelanggan terpecah perhatiannya, sulit memahami poin utama, dan sulit untuk melakukan tindakan akhir. Di sinilah landing page menjadi lebih penting.

Oleh karena itu, pertanyaan yang seharusnya diajukan oleh bisnis bukanlah “apakah homepage sudah cukup baik?”, melainkan: untuk tujuan kampanye ini, apakah homepage adalah tujuan yang paling sesuai?

Apa Perbedaan Antara Homepage dan Landing Page?

Homepage adalah halaman yang bersifat umum. Halaman ini melayani berbagai kelompok pengguna secara bersamaan. Ada yang masuk untuk mengenal merek, ada yang ingin melihat layanan, ada yang ingin membaca artikel lebih lanjut, ada yang hanya sekadar melihat-lihat untuk referensi. Oleh karena itu, homepage biasanya memiliki banyak arah, banyak konten, dan banyak pilihan.

Landing page berbeda. Ini adalah halaman yang dibuat untuk melayani satu tujuan spesifik. Halaman ini biasanya terkait dengan kampanye, sekelompok pelanggan, satu layanan, satu penawaran, atau ajakan bertindak (call to action/CTA) yang jelas.

Singkatnya:

Halaman Peran Utama
Homepage Memperkenalkan gambaran umum bisnis dan mengarahkan pengguna
Landing Page Mengarahkan pelanggan ke tindakan spesifik dalam kampanye spesifik

Karena perbedaan peran ini, jika digunakan di tempat yang salah, efektivitas konversi akan sangat terpengaruh.

Mengapa Banyak Bisnis Menggunakan Homepage Padahal Seharusnya Menggunakan Landing Page?

Alasan terbesar adalah karena homepage sudah tersedia. Saat perlu menjalankan iklan atau kampanye baru, bisnis sering kali memilih cara tercepat yaitu menggunakan tautan homepage. Hal ini menghemat waktu di awal, tetapi dapat mengurangi efektivitas seluruh kampanye di kemudian hari.

Masalahnya adalah homepage biasanya terlalu luas. Sementara pelanggan dari iklan atau kampanye tertentu memerlukan tujuan yang sangat jelas. Mereka baru saja mengklik konten, penawaran, atau janji tertentu. Jika setelah itu mereka diarahkan ke halaman dengan terlalu banyak informasi yang tidak terkait langsung, kemungkinan besar mereka akan kehilangan fokus.

Landing page bukanlah pengganti homepage. Landing page ada untuk menangani situasi di mana homepage tidak cukup fokus.

5 Situasi Bisnis Sebaiknya Menggunakan Landing Page Terpisah Daripada Hanya Mengarahkan Pelanggan ke Homepage

1. Saat Menjalankan Iklan untuk Layanan atau Produk Tertentu

Ini adalah situasi yang sangat umum.

Misalnya, bisnis menjalankan iklan untuk layanan konsultasi pajak, paket desain web, kursus singkat, atau lini produk unggulan. Jika pelanggan mengklik iklan tetapi kemudian diarahkan ke homepage yang berisi banyak kelompok konten berbeda, mereka harus mencari sendiri apa yang baru saja mereka minati.

Hal ini mengurangi kelancaran perjalanan pelanggan.

Landing page dalam kasus ini membantu bisnis mempertahankan perhatian pelanggan dengan lebih baik. Alih-alih membiarkan pelanggan menyaring informasi sendiri, landing page mengarahkan mereka langsung ke:

  • masalah yang mereka minati
  • solusi yang ditawarkan bisnis
  • manfaat unggulan
  • bukti terpercaya
  • formulir atau CTA yang jelas

Ketika kampanye memiliki tujuan yang spesifik, landing page hampir selalu lebih cocok daripada homepage.

2. Saat Bisnis Menjalankan Program Penawaran atau Promosi Berjangka Pendek

Homepage biasanya dibangun dengan orientasi yang stabil dan untuk penggunaan jangka panjang. Namun, program promosi bersifat temporal. Jika pelanggan hanya diarahkan ke homepage, penawaran tersebut mungkin tidak cukup menonjol atau tidak disajikan dalam perjalanan yang cukup meyakinkan.

Landing page terpisah memungkinkan bisnis untuk memfokuskan seluruh konten pada program spesifik seperti:

  • penawaran musiman
  • diskon terbatas waktu
  • hadiah tambahan
  • pendaftaran awal
  • penawaran untuk kelompok pelanggan tertentu

Dalam kampanye semacam itu, landing page akan membuat pesan lebih jelas dan kemungkinan bertindak lebih tinggi, terutama jika ada tambahan bagian seperti penghitung waktu mundur (countdown), formulir pendaftaran, atau CTA yang menonjol.

3. Saat Bisnis Perlu Mengumpulkan Prospek (Lead) Alih-alih Hanya Memberikan Informasi

Ini adalah poin yang sangat penting. Jika tujuan kampanye adalah mendapatkan informasi pelanggan, maka landing page terpisah biasanya jauh lebih efektif daripada homepage.

Alasannya adalah homepage biasanya tidak dibangun dengan fokus mengumpulkan prospek. Mungkin ada tombol kontak atau formulir di suatu tempat, tetapi biasanya tidak cukup menonjol dan tidak ditempatkan dalam alur yang terfokus. Sementara itu, landing page dapat dirancang sejak awal untuk melayani tujuan ini.

Landing page pengumpul prospek yang baik biasanya memperjelas:

  • masalah apa yang dihadapi pelanggan
  • apa yang dapat dibantu oleh bisnis
  • mengapa mereka harus meninggalkan informasi segera
  • apa yang akan diterima pelanggan setelah mengisi formulir

Ketika bisnis membutuhkan formulir, klik CTA, dan mengoptimalkan perilaku pendaftaran, landing page adalah pilihan yang lebih cocok.

4. Saat Bisnis Ingin Berbicara dengan Kelompok Pelanggan yang Sangat Spesifik

Homepage harus melayani banyak audiens secara bersamaan. Namun, dalam pemasaran, banyak kampanye hanya menargetkan kelompok pelanggan yang sangat spesifik.

Contohnya:

  • bisnis ingin menjalankan kampanye terpisah untuk pemilik toko online
  • unit layanan ingin berbicara secara khusus dengan kelompok produsen
  • perusahaan perangkat lunak ingin membuat halaman terpisah untuk usaha kecil dengan tim penjualan yang sedikit

Jika menggunakan homepage, pesannya biasanya akan terlalu umum karena harus mencakup banyak segmen. Sementara landing page dapat ditulis dengan bahasa yang tepat, menargetkan titik masalah (pain point) yang tepat, dan memiliki CTA yang tepat untuk setiap kelompok pelanggan.

Di sinilah landing page menunjukkan keunggulannya dengan jelas: halaman ini memungkinkan bisnis untuk mempersonalisasi pengalaman untuk setiap kampanye tanpa harus mengubah seluruh situs web utama.

5. Saat Bisnis Perlu Mengukur Efektivitas Kampanye dengan Lebih Jelas

Jika semua lalu lintas diarahkan ke homepage, bisnis akan sangat sulit untuk memisahkan efektivitas setiap kampanye. Sulit untuk mengetahui mengapa pelanggan masuk karena iklan tertentu, konten apa yang paling efektif mempertahankan mereka, CTA mana yang berfungsi lebih baik, dan halaman mana yang paling efektif menghasilkan prospek.

Landing page terpisah membantu bisnis melihat efektivitas setiap kampanye dengan lebih jelas karena setiap halaman terikat pada tujuan yang spesifik. Hal ini sangat penting jika bisnis ingin mengoptimalkan pemasaran berdasarkan data, bukan sekadar firasat.

Dengan kata lain, landing page tidak hanya membantu meningkatkan konversi. Halaman ini juga membantu bisnis mengukur dan belajar dari kampanye dengan lebih baik.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan Homepage Sebagai Pengganti Landing Page

Banyak bisnis tidak sengaja melakukan kesalahan. Mereka hanya belum melihat dengan jelas kapan homepage menjadi hambatan. Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi:

1. Berpikir Bahwa Semakin Banyak Informasi Semakin Meyakinkan

Kenyataannya, dalam kampanye tertentu, terlalu banyak informasi justru mudah membuat pelanggan terpecah perhatiannya. Pelanggan tidak perlu mengetahui segalanya tentang bisnis pada interaksi pertama. Mereka perlu mengetahui hal yang benar-benar relevan dengan kebutuhan mereka saat ini.

2. Menggunakan Satu Tujuan untuk Semua Kampanye

Saat menjalankan banyak kampanye berbeda tetapi semuanya diarahkan ke homepage yang sama, bisnis kehilangan kesempatan untuk membangun pengalaman yang sesuai untuk setiap kelompok pelanggan.

3. Memiliki CTA Tetapi Tidak Cukup Jelas

Homepage biasanya memiliki banyak tombol yang berbeda. Tetapi banyak tombol tidak berarti jelas. Dalam sebuah kampanye, pelanggan perlu melihat satu arah tindakan utama, bukan terlalu banyak pilihan yang setara.

4. Membiarkan Pelanggan Mencari Informasi Sendiri

Setiap kali pelanggan harus mencari sendiri apa yang harus dilihat selanjutnya, bisnis meningkatkan gesekan dalam perjalanan konversi. Landing page ada untuk mengurangi gesekan tersebut.

Jadi, Kapan Homepage Tetap Cocok?

Homepage masih sangat penting. Ini bukan artikel untuk menyangkal peran homepage.

Homepage cocok ketika bisnis perlu:

  • memperkenalkan gambaran umum merek
  • menjadi tempat navigasi utama situs web
  • membantu pelanggan menemukan berbagai kelompok informasi
  • membangun kehadiran online jangka panjang

Dengan kata lain, homepage adalah fondasi umum. Landing page adalah halaman yang melayani kampanye.

Bisnis tidak boleh memilih salah satu. Hal yang lebih masuk akal adalah mengetahui kapan menggunakan homepage, dan kapan perlu membuat landing page terpisah.

Bagaimana GTG CRM Membantu Bisnis Membuat Landing Page Kampanye?

Bagi usaha kecil dan menengah yang sedang mengimplementasikan kampanye spesifik, GTG CRM membantu proses pembuatan landing page menjadi lebih ringkas dan praktis.

Alih-alih mengarahkan seluruh lalu lintas ke homepage, bisnis dapat membuat landing page terpisah untuk setiap kampanye, setiap layanan, atau setiap kelompok pelanggan. Hal ini membuat tujuan setelah klik lebih jelas, konten lebih terfokus, dan CTA juga lebih mudah dioptimalkan.

GTG CRM mendukung pembuatan landing page untuk melayani tujuan seperti mengumpulkan prospek, memperkenalkan layanan, menjalankan penawaran, atau mengimplementasikan kampanye berjangka pendek. Ketika konten perlu diubah sesuai dengan periode pemasaran, bisnis juga akan lebih fleksibel daripada harus mengubah struktur seluruh situs web utama.

Yang terpenting, bisnis tidak lagi harus menggunakan homepage untuk setiap tujuan. Setiap kampanye dapat memiliki halaman arahan (landing page) yang lebih sesuai dengan pesan yang tepat dan perilaku yang diinginkan.

Contoh Landing Page GTG CRM

Kesimpulan

Tidak selalu homepage adalah tujuan terbaik untuk pelanggan.

Ketika bisnis sedang menjalankan kampanye spesifik, perlu mengumpulkan prospek, perlu mengunci penawaran, perlu berbicara dengan kelompok pelanggan tertentu, atau perlu mengukur efektivitas dengan lebih jelas, landing page hampir selalu merupakan pilihan yang lebih masuk akal.

Homepage membantu bisnis hadir.

Landing page membantu kampanye berkonversi lebih baik.

Bagi usaha kecil dan menengah, memahami perbedaan ini dengan benar akan membantu menghindari kesalahan yang sangat umum: memiliki kampanye tetapi tidak memiliki halaman arahan yang cukup fokus untuk mempertahankan pelanggan dan mengarahkan mereka ke tindakan akhir.

Jika bisnis sedang menerapkan pemasaran berdasarkan kampanye, inilah saatnya untuk mempertimbangkan dengan lebih serius untuk membuat landing page terpisah daripada hanya mengarahkan seluruh lalu lintas ke homepage.

CTA: Buat Landing Page Kampanye

Ubah apa yang baru saja Anda baca menjadi hasil nyata — terapkan sekarang dengan GTG CRM, gratis.

Terapkan Sekarang