Penanganan faktur elektronik yang salah adalah operasi umum yang muncul dalam praktik akuntansi dan pajak. Tergantung pada sifat kesalahan dan esensi transaksi, penjual dapat memilih untuk menerbitkan faktur pengganti atau faktur penyesuaian sesuai dengan ketentuan undang-undang.
Dekrit No. 70/2025/ND-CP (mengubah dan menambah Dekrit No. 123/2020/ND-CP) telah memperjelas ruang lingkup dan cara penerapan kedua bentuk ini. Artikel di bawah ini menyajikan esensi hukum yang benar, membantu membedakan dengan jelas untuk penerapan yang akurat.
Faktur Pengganti
Konsep
Faktur pengganti adalah faktur elektronik yang diterbitkan untuk menggantikan seluruh isi faktur elektronik yang diterbitkan sebelumnya tetapi mengandung kesalahan serius, menyebabkan faktur asli tidak lagi memenuhi syarat untuk digunakan dalam tujuan pelaporan dan pembukuan pajak.
Faktur pengganti harus dengan jelas menyatakan: "Menggantikan faktur Model ..., seri ..., nomor ..., tanggal ... bulan ... tahun ...".
Kapan Faktur Pengganti Harus Diterbitkan
Faktur pengganti diterapkan ketika faktur yang diterbitkan mengandung kesalahan material:
- Nomor identifikasi pajak penjual atau pembeli salah
- Nilai pembayaran salah, termasuk jumlah, tarif pajak, jumlah pajak
- Informasi barang/jasa salah seperti jenis, spesifikasi, kualitas
- Faktur rusak, sobek, terhapus, hilang informasi
- Faktur hilang atau tidak dapat digunakan
Prinsip Hukum Penerbitan Faktur Pengganti
- Penggantian harus disertai persetujuan atau pemberitahuan yang sah kepada pihak pembeli
- Faktur pengganti sepenuhnya menggantikan faktur asli, tidak ada nilai pelaporan yang paralel
- Data faktur pengganti harus terhubung dengan jelas ke faktur yang diganti
- Pelaporan pajak dilakukan berdasarkan faktur pengganti
Faktur Penyesuaian
Konsep
Faktur penyesuaian adalah faktur elektronik yang diterbitkan untuk menyesuaikan sebagian isi dari faktur elektronik yang diterbitkan sebelumnya, dalam kasus faktur asli masih memiliki nilai hukum tetapi terjadi perbedaan atau perubahan yang memerlukan penyesuaian.
Faktur penyesuaian harus dengan jelas menyatakan: "Menyesuaikan faktur Model ..., seri ..., nomor ..., tanggal ... bulan ... tahun ...".
Kapan Faktur Penyesuaian Diterbitkan
Pertama, faktur yang diterbitkan mengandung kesalahan tentang:
- Nomor identifikasi pajak
- Jumlah
- Tarif pajak, jumlah pajak
- Informasi barang/jasa
dan para pihak memilih bentuk penyesuaian alih-alih penggantian.
Kedua, faktur yang diterbitkan benar pada saat penerbitan tetapi kemudian terjadi:
- Penyesuaian nilai pembayaran saat penyelesaian
- Penyesuaian volume, nilai sesuai dengan kesimpulan otoritas yang berwenang
Ketiga, kasus-kasus khusus:
- Diskon komersial berdasarkan omzet, volume
- Pengembalian barang/jasa (seluruhnya atau sebagian)
- Penyesuaian biaya, pengembalian biaya dalam bidang asuransi
- Penyesuaian transaksi di bidang real estat, konstruksi
- Penyesuaian biaya layanan di bidang perbankan, perantara pembayaran
- Penyesuaian di bidang telekomunikasi, kartu prabayar
Prinsip Hukum Penerbitan Faktur Penyesuaian
- Faktur penyesuaian tidak membatalkan keabsahan faktur asli
- Pelaporan pajak dilakukan pada periode penerbitan faktur penyesuaian, tidak berlaku surut ke periode sebelumnya
- Isi penyesuaian harus mencerminkan esensi ekonomi transaksi yang sebenarnya
- Faktur penyesuaian harus dilengkapi dengan dokumen pendukung seperti berita acara kesepakatan, daftar rinci
Membedakan Faktur Pengganti dan Faktur Penyesuaian
| Kriteria | Faktur Pengganti | Faktur Penyesuaian |
|---|---|---|
| Lingkup Dampak | Menggantikan seluruh faktur asli | Menyesuaikan sebagian isi |
| Nilai Faktur Asli | Tidak lagi digunakan | Masih berlaku |
| Esensi Penggunaan | Kesalahan serius | Penyesuaian perbedaan, kejadian baru |
| Cara Pelaporan Pajak | Berdasarkan faktur pengganti | Melaporkan bagian penyesuaian |
| Sifat Hukum | Faktur baru menggantikan sepenuhnya | Faktur tambahan, penyesuaian |
Baca lebih lanjut: Semua Tentang Faktur Elektronik: Kapan Perlu Diterbitkan, Cara Menangani Kesalahan
Kesimpulan
Pemilihan faktur pengganti atau faktur penyesuaian tidak bergantung pada kehendak subyektif, tetapi harus didasarkan pada sifat kesalahan dan esensi transaksi ekonomi yang terjadi.
Kesalahan yang membuat faktur asli kehilangan nilai penggunaannya: terapkan faktur pengganti.
Terjadi penyesuaian nilai atau kesalahan yang dapat disesuaikan: terapkan faktur penyesuaian.
Menerapkan bentuk yang benar tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap undang-undang faktur dan pajak, tetapi juga membatasi risiko saat pemeriksaan dan audit pajak serta memastikan transparansi dalam pekerjaan akuntansi.
Ubah apa yang baru saja Anda baca menjadi hasil nyata — terapkan segera dengan GTG CRM, gratis.
Terapkan Sekarang
