Sarjana
532 penayangan
Daftar Isi
Di era pemasaran digital, landing page adalah "titik kontak pertama" antara pelanggan dan merek. Landing page bukan hanya tempat untuk memperkenalkan produk, tetapi juga alat untuk mengukur, mengoptimalkan, dan secara langsung mengubah pengunjung menjadi pelanggan potensial. Menurut HubSpot, rata-rata tingkat konversi landing page secara global adalah 5,89%, sementara banyak bisnis mencapai lebih dari 10% melalui konten dan pengalaman pengguna yang dioptimalkan.
Artikel ini merangkum 7 studi kasus paling sukses tentang penggunaan landing page, menganalisis bagaimana merek-merek terkenal telah meningkatkan rasio konversi berkali-kali lipat, dan menarik pelajaran bagi bisnis kecil dan menengah.
Landing page adalah halaman web mandiri yang dirancang dengan satu tujuan: konversi, seperti mengisi formulir, melakukan pemesanan, mendaftar untuk penawaran, atau mengunduh dokumen.
Berbeda dengan situs web tradisional (dengan banyak halaman dan berbagai tujuan), landing page berfokus sepenuhnya pada tindakan spesifik.
Landing page yang efektif biasanya memiliki:
AvidXchange, sebuah platform SaaS untuk otomatisasi pembayaran, menemukan bahwa halaman arahan mereka menarik banyak pelanggan yang tidak ditargetkan.
Mereka sepenuhnya mengubah konten dan visual untuk fokus pada grup B2B, dan juga melakukan pengujian A/B pada CTA antara "Unduh dokumen" dan "Daftar untuk obrolan 5 menit".
Hasil: Ajakan bertindak (CTA) yang singkat dan komunikatif mengungguli kampanye sebelumnya, mengurangi biaya per prospek sebesar 79% dan secara signifikan meningkatkan tingkat konversi.
Pelajaran yang didapat: Semakin spesifik dan ramah pengguna ajakan bertindak (call to action/CTA), semakin tinggi tingkat konversinya.
Pemasar terkenal asal Polandia ini memangkas 60% konten yang tidak perlu, hanya menyisakan satu pesan dan ajakan bertindak (call to action/CTA). Setelah bereksperimen dengan tata letak dan warna tombol, rasio klik-tayang meningkat lebih dari 30%.
Pelajaran yang didapat: Sederhanakan alur pengguna, hindari membuat mereka kewalahan dengan terlalu banyak pilihan.
Halaman pendaftaran perusahaan sebelumnya membutuhkan tiga langkah (kode pos, kebutuhan, asuransi), yang menyebabkan banyak orang berhenti di tengah jalan.
Mereka mempersingkatnya menjadi satu kode pos di awal, memindahkan dua langkah sisanya ke akhir.
Hasil: Tingkat penyelesaian formulir meningkat sebesar 23% hanya dalam satu minggu.
Pelajaran yang didapat: Permudah pelanggan untuk memulai; jangan menekan mereka untuk menjawab terlalu banyak pertanyaan sekaligus.
Good.co mendesain ulang halaman arahan (landing page) mereka dengan gaya intuitif, warna-warna cerah, dan ajakan bertindak (call to action/CTA) yang jelas. Antarmuka yang ramah pengguna mendorong pengguna untuk tetap berada di halaman lebih lama dan secara signifikan meningkatkan tingkat pendaftaran.
Pelajaran yang didapat: UX/UI bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang alat untuk meningkatkan konversi.
Dengan menggunakan Hotjar untuk mengumpulkan umpan balik pengguna, mereka menemukan bahwa pelanggan bingung dengan harga yang tidak jelas. Halaman tersebut didesain ulang dengan daftar harga yang jelas dan informasi layanan yang transparan, yang secara signifikan meningkatkan rasio konversi dan mengurangi rasio pentalan (bounce rate).
Pelajaran yang didapat: Dengarkan data perilaku pengguna untuk mengoptimalkan konten Anda.
Startup perangkat medis ini bermitra dengan SplitBase untuk membuat beberapa versi halaman arahan mereka (listicle, advertorial, gaya hero). Analisis AI membantu mereka memilih versi yang paling efektif, menghasilkan peningkatan konversi sebesar 55,3%.
Pelajaran yang didapat: Jangan takut bereksperimen dengan berbagai hal; AI dan data akan membimbing Anda ke arah yang benar.
Situs web sebelumnya yang menjual komputer untuk para lansia memiliki desain yang rumit, ukuran font kecil, dan banyak langkah.
Setelah didesain ulang secara menyeluruh menuju gaya modern dan sederhana, konversi meningkat sebesar 3.566% - angka yang spektakuler.
Pelajaran yang didapat: Terkadang bukan tentang mengoptimalkan bagian-bagian individual, tetapi tentang mendesain ulang keseluruhan agar lebih sesuai dengan pengguna.
Dari tujuh studi kasus di atas, dapat disimpulkan tiga prinsip inti:
Sementara merek lain menggunakan platform mereka sendiri untuk mengoptimalkan landing page, GTG CRM menawarkan Anda alat serba guna, yang sangat cocok untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di Vietnam:
Buat halaman penjualan atau produk dengan fungsi seret dan lepas yang sederhana. Pilih dari templat yang sudah dirancang sebelumnya, dan AI akan secara otomatis menghasilkan konten dan menyarankan gambar yang dioptimalkan SEO yang sesuai untuk produk Anda.

AI GTG CRM membantu Anda membuat gambar khusus untuk ditambahkan ke halaman arahan Anda.
Semua formulir pendaftaran secara otomatis tersimpan di CRM, dan Anda dapat membalas melalui Facebook, Zalo, Gmail, atau SMS, semuanya dalam satu antarmuka.

Terima pesan dari Zalo, Gmail, Facebook, Outlook, dan lainnya dalam satu platform.
Saat pelanggan mengisi formulir → sistem mengirimkan email ucapan terima kasih → menambahkan mereka ke daftar pelanggan potensial → menyarankan tindak lanjut setelah 3 hari.

Buat alur kerja untuk mengirim email ucapan terima kasih secara otomatis saat Anda mendapatkan pelanggan baru.
Dengan mengintegrasikan landing page dengan kampanye iklan di GTG CRM, Anda dapat melacak kunjungan, rasio konversi, dan lainnya, semuanya ditampilkan secara visual di dasbor Anda.
Lihat demo template landing page GTG CRM.
Ketujuh kisah sukses ini menunjukkan bahwa landing page adalah "senjata senyap" yang membantu bisnis mengoptimalkan biaya iklan dan meningkatkan rasio konversi. Namun, untuk melakukannya dengan baik, Anda tidak memerlukan tim teknis – hanya alat yang cerdas dan mudah digunakan seperti GTG CRM. Dari ide → landing page → pembuatan prospek → layanan pelanggan → pelaporan – semuanya terjadi di satu platform.




Panduan
HALAMAN ARAHAN
Grow. Thrive. Go.
Grow. Thrive. Go.



