Thu Huyen
532 penayangan
Daftar Isi
Rahasianya terletak pada tiga elemen fundamental: Produk - Konten - Tujuan. Produk adalah fondasinya, konten adalah kunci untuk menarik pelanggan, dan tujuan utama adalah kompas untuk menjaga Anda tetap berada di jalur yang benar. Ketika ketiga elemen ini digabungkan dengan benar, Anda akan mengoptimalkan anggaran, menarik prospek secara konsisten, dan membangun sistem penjualan yang berkelanjutan.
Produk adalah "jantung" dari setiap kampanye iklan. Anda dapat mengoptimalkan penargetan, menulis konten kreatif, atau menjalankan anggaran besar, tetapi jika produknya tidak cukup menarik, semuanya akan sia-sia.
Produk dengan USP (Unique Selling Point/Keunggulan Penjualan Unik) yang khas akan menciptakan keunggulan kompetitif yang signifikan:
Ingin memahami lebih lanjut tentang cara mengidentifikasi "faktor pembeda" yang tepat untuk produk Anda dan memanfaatkannya dalam konten iklan Anda? Anda juga dapat melihat: 3 Kesalahan Konten Iklan Facebook Teratas yang Membuang Anggaran Anda.

USP - Keunggulan Penjualan Unik
Tindakan yang perlu diambil:
Sebagai contoh, ketika tren "gaya hidup sehat" mulai populer, produk-produk seperti blender mini atau botol air berinsulasi mengalami lonjakan pesanan, semata-mata karena produk-produk tersebut memenuhi kebutuhan konsumen pada waktu yang tepat dan mengatasi masalah yang dihadapi konsumen.
Iklan di Facebook, atau platform mana pun, hanya memiliki beberapa detik pertama untuk menentukan keberhasilan atau kegagalannya. Jika Anda tidak memberikan kesan langsung, Anda praktis "membuang uang begitu saja."
Sebuah gambar yang efektif perlu memiliki tiga elemen: harus indah, ringkas, dan menyampaikan pesan dengan jelas.
Batasi jumlah teks dalam gambar Anda untuk menghindari kekacauan visual, dan terapkan aturan teks 20% yang sudah dikenal.
Tombol ajakan bertindak (call-to-action/CTA) sebaiknya menggunakan warna-warna hangat seperti merah, oranye, atau kuning agar mudah terlihat.
Dan yang terpenting: selalu patuhi kebijakan periklanan – hindari menggunakan gambar yang menyinggung, negatif, atau melebih-lebihkan manfaat produk.
Video adalah "senjata" paling ampuh jika Anda tahu cara menggunakannya. Hanya dalam 15 detik pertama, penonton akan memutuskan apakah akan tetap menonton atau melewatinya.
Ada dua pola kait yang umum:
Sebagai contoh, sebuah video yang mempromosikan kursus bahasa Inggris yang hanya diawali dengan adegan "siswa dapat berkomunikasi dengan lancar setelah 3 bulan" telah menggandakan tingkat penayangan video dibandingkan dengan video pengantar yang lebih panjang.
Judul harus ringkas dan berfokus pada manfaat utama yang diterima pelanggan.
Jangan lupa menyertakan ajakan bertindak (call to action/CTA) yang jelas seperti "Daftar sekarang," "Dapatkan penawaran hari ini," atau "Kirim pesan untuk konsultasi."

Konten iklan Facebook GTG CRM
Dalam periklanan, memilih target audiens yang salah sama seperti membakar uang.
Setiap target akan membuat satu indikator menjadi lebih murah, tetapi juga dapat menyebabkan indikator lain mengalami kenaikan harga.

Tujuan dari kampanye iklan Facebook.
Sebagai contoh, jika Anda memilih tujuan Jangkauan (Reach), CPM akan lebih murah, tetapi tingkat konversi biasanya akan sangat rendah. Sebaliknya, jika Anda memilih tujuan Konversi (Conversion), biayanya mungkin lebih tinggi, tetapi akan lebih mudah untuk menghasilkan pesanan.
Prinsipnya di sini adalah: jangan tergoda oleh pilihan yang murah; pilihlah tujuan yang selaras langsung dengan KPI yang ingin dicapai kampanye tersebut.
Untuk lebih memahami setiap tujuan dan memilih dengan lebih akurat, bacalah terus: Tujuan periklanan Facebook umum yang membantu meningkatkan konversi dan penjualan.
Sebagai contoh, dengan anggaran kecil untuk merek fesyen lokal, menargetkan kelompok usia 18-25 tahun di kota-kota besar seringkali lebih efektif daripada menargetkan seluruh negara.
Catatan: Hindari memasukkan terlalu banyak preferensi ke dalam satu kelompok target. Semakin banyak Anda "mencampur" preferensi tersebut, semakin sulit bagi pembelajaran mesin untuk melakukan optimasi.
Siapkan setidaknya 2–3 templat berbeda: Anda dapat mengubah gambar, teks, atau ajakan bertindak (CTA).
Jalankan keduanya secara paralel untuk menemukan konten yang "terbaik".
Seluruh anggaran tidak seharusnya dialokasikan untuk satu kelompok besar saja.
Sebaliknya, buatlah beberapa kelompok kecil (50.000–200.000/hari).
Setelah 24–48 jam, tingkatkan kelompok yang efektif dan nonaktifkan kelompok yang gagal.
Kenyataannya adalah bahwa dua pengaturan yang identik pun masih dapat menghasilkan hasil yang sangat berbeda.
Anda harus meninjau data dengan cermat setiap 24 jam: CPC, CTR, CPM, ROAS…
Jika biaya iklan Anda mulai meningkat setelah beberapa hari, buatlah kampanye baru sebagai pengganti upaya memaksakan hasil yang sama.
Secara keseluruhan, produk, konten, target audiens, anggaran, dan konversi harus selaras.
Iklan Facebook hanya efektif jika dikombinasikan dengan produk, konten, dan tujuan yang tepat, serta strategi yang jelas. Melakukan hal ini akan menghemat uang Anda dan meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.
Jangan biarkan anggaran Anda terbuang sia-sia. Terapkan formula ini pada kampanye Anda berikutnya, atau rasakan manfaat GTG CRM untuk mengoptimalkan konten, mengelola data, dan menjalankan iklan secara lebih efektif, semuanya dalam satu platform.










Instruksi
IKLAN FACEBOOK
Grow. Thrive. Go.

Instruksi
GOOGLE ADS
Grow. Thrive. Go.