Belajar Bakat
532 penayangan
Daftar Isi
Saat mulai menjalankan iklan, banyak orang mendengar tentang konsep TOF, MOF, dan BOF, tetapi mereka menerapkannya secara mekanis. Beberapa hanya menjalankan BOF dari awal untuk "menutup transaksi dengan cepat," sementara yang lain mengelompokkan semua pelanggan ke dalam satu kampanye tanpa membedakan antar fase.
Pada kenyataannya, TOF – MOF – BOF bukanlah formula kaku untuk disalin dan ditempel, melainkan pola pikir untuk membangun perjalanan pelanggan. Jika Anda salah memahami prinsip ini, meskipun Anda membagi iklan Anda ke dalam ketiga tingkatan tersebut, iklan tersebut tetap akan kesulitan menghasilkan penjualan.
TOF, MOF, dan BOF adalah tiga tahapan dalam perjalanan pengambilan keputusan pelanggan, bukan tiga jenis iklan yang terpisah.

Tahap Puncak Corong (Top of Funnel/TOF): Tahap ini mewakili titik di mana pelanggan belum memiliki kebutuhan yang jelas untuk membeli. Tujuannya adalah untuk menjangkau pelanggan potensial yang tepat, membangun kesadaran merek, dan membangkitkan minat. Konten TOF biasanya mencakup artikel edukatif, video instruksional, studi kasus, dan infografis.
MOF (Middle of Funnel): Tahap ini adalah saat pelanggan tertarik, mulai membandingkan dan mempertimbangkan berbagai pilihan. Tujuannya adalah untuk menjelaskan mengapa solusi Anda tepat untuk mereka, memberikan bukti sosial, dan membangun kepercayaan. Konten MOF biasanya mencakup webinar, demo, studi kasus terperinci, dan perbandingan produk.
Bottom of Funnel (BOF): Ini adalah tahap di mana pelanggan siap membeli, hanya kurang alasan kuat untuk segera bertindak. Konten BOF biasanya mencakup halaman arahan penjualan, kode diskon, hadiah gratis, dan kebijakan pengembalian.
Sederhananya: TOF adalah singkatan dari getting acquainted (berkenalan), MOF adalah singkatan dari persuading (membujuk), dan BOF adalah singkatan dari closing the deal (menutup kesepakatan).
Kesalahan yang paling umum adalah menjalankan iklan bertarget dingin tetapi menggunakan konten penjualan langsung. Pelanggan kurang percaya dan kurang memahami nilai produk. Hasilnya adalah biaya tinggi dan konversi rendah.
Banyak orang menjalankan kampanye TOF, MOF, dan BOF secara sembarangan, tanpa mengandalkan data perilaku pelanggan sebelumnya. Corong iklan hanya benar-benar efektif ketika setiap tahap mewarisi data dari tahap sebelumnya.
Dengan pasar baru dan produk baru, menghilangkan TOF dan MOF menyebabkan biaya BOF meroket sementara konversi tetap rendah.
Pada fase TOF, fokuslah pada konten edukatif dan ajukan pertanyaan untuk menarik audiens yang tepat yang kemungkinan besar akan tertarik.
Setelah data dari TOF tersedia, fase MOF mulai berlaku: menjelaskan solusi, mengklarifikasi manfaat, dan memberikan contoh dunia nyata.
Di BOF, kami menggunakan konten yang berorientasi pada tindakan: insentif, komitmen, dan ajakan bertindak yang jelas.

Saluran pemasaran yang benar-benar efektif tidak hanya dibangun di atas konten, tetapi juga di atas data perilaku pelanggan. Bisnis perlu mengetahui siapa yang melihat konten TOF, siapa yang berinteraksi dengan MOF, dan siapa yang siap untuk BOF.
GTG CRM menyediakan pembuatan konten berbasis AI yang disesuaikan untuk setiap saluran penjualan. Hanya dengan beberapa perintah sederhana, pengguna dapat membuat banyak konten untuk setiap saluran tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu.

Selain itu, GTG CRM dapat membantu pengguna menjalankan iklan dengan lebih mudah berkat sistem AI-nya yang canggih, yang secara otomatis menyarankan kata kunci, judul, dan deskripsi untuk iklan Google, serta konten dan gambar untuk iklan Facebook.

Bersamaan dengan itu, semua informasi pelanggan dari sumber periklanan akan secara otomatis dihasilkan di CRM. Alih-alih menjalankan iklan yang tidak terkoordinasi, GTG CRM membantu bisnis secara bertahap menyempurnakan saluran periklanan mereka berdasarkan data nyata.
Baca selengkapnya: Panduan menjalankan iklan Facebook dan iklan Google dengan AI
TOF – MOF – BOF bukanlah istilah profesional, melainkan konsep fundamental yang perlu dipahami dengan benar oleh para pendatang baru sejak awal. Jika dibangun dengan benar dan didukung oleh sistem yang sesuai, periklanan tidak hanya menghasilkan penjualan tetapi juga menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.










