Thu Huyen
532 penayangan
Daftar Isi
Di era Big Data, kebutuhan bisnis telah melampaui sekadar memiliki alat analisis. Mereka membutuhkan "entitas cerdas" yang mampu tidak hanya memahami data, tetapi juga secara proaktif menyarankan dan mengeksekusi tindakan langsung di platform tersebut.
Inilah filosofi inti di balik peluncuran Monday AI Assistant pada Mei 2023. Fitur ini dipandang sebagai langkah strategis, membantu Monday.com mendefinisikan ulang cara organisasi berinteraksi dengan informasi, mengotomatiskan proses, dan mempercepat pengambilan keputusan secara real-time.
Sebagai salah satu platform Work OS (Sistem Operasi untuk Kerja) terbesar di dunia, monday.com telah melampaui 180.000 bisnis yang menggunakan layanannya di 200 negara, termasuk merek-merek terkemuka seperti Coca-Cola, Canva, dan banyak perusahaan Fortune 500.

Platform OS kerja - monday.com
Namun, peningkatan volume data yang pesat telah menimbulkan tantangan produktivitas yang signifikan. Pengguna dan manajer menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengumpulkan data dan membuat laporan secara manual. Meng querying KPI atau kemajuan yang kompleks menjadi lambat dan sangat bergantung pada tim TI atau analis data.
Monday.com menyadari bahwa solusinya bukan sekadar otomatisasi, melainkan alat yang cerdas dan mudah diakses yang dapat berkomunikasi dan mendukung tindakan secara langsung.
AI Assistant yang diluncurkan Senin lalu diumumkan dengan tujuan strategis: "Untuk mengubah setiap karyawan menjadi pengambil keputusan yang cerdas dengan memungkinkan mereka berinteraksi langsung dengan data dalam bahasa alami."

Asisten AI Monday.com
Pengenalan asisten AI ini telah menghadirkan kemampuan operasional yang inovatif:
1. Tugas dan Laporan Otomatis: Pengguna dapat dengan mudah mengeluarkan perintah teks untuk secara otomatis membuat tugas, mengumpulkan data, dan menghasilkan grafik serta laporan secara instan, sehingga menghilangkan operasi manual dan mendemokratisasi data.
2. Dukungan Konten dan Kolaborasi: AI membantu dalam menyusun email, mencatat notulen rapat, mendeskripsikan proyek, dan membangun rumus serta alur kerja otomatis, sehingga mempercepat komunikasi dan menstandarisasi proses.
3. Wawasan dan Rekomendasi Tindakan: AI dapat meringkas data kompleks menjadi wawasan yang mudah dipahami dan secara proaktif menyarankan langkah selanjutnya (misalnya, menyarankan email tindak lanjut, mengaktifkan alur kerja otomatis) ketika mendeteksi risiko atau peluang, sehingga meningkatkan kecepatan respons terhadap perubahan operasional.
4. Integrasi yang Diperluas: Asisten AI juga memungkinkan koneksi dan pengembangan aplikasi pihak ketiga (melalui Marketplace Monday.com), membantu membangun ekosistem otomatisasi yang mulus.
Berkat kemampuannya untuk menanyakan KPI, kemajuan proyek, atau status interaksi pelanggan tanpa memerlukan keahlian teknis, Monday AI Assistant telah secara signifikan mengurangi ketergantungan pada tim data.
Asisten AI yang diluncurkan pada hari Senin dengan cepat diterima oleh komunitas, sebagaimana dibuktikan oleh tingginya tingkat penggunaan dan hasil positif yang tercatat:
Hanya dalam tiga bulan pertama penerapannya, AI “Sidekick” mencatat lebih dari 45.000 interaksi di Monday.com. Yang menarik, modul “Magic” (alat pembuatan solusi AI) membantu menciptakan lebih dari 2.000 alur kerja otomatis dan 17.000 aplikasi di platform AI Monday dalam waktu dua bulan, menunjukkan penggunaan dan generasi solusi AI dalam skala besar.
Studi kasus pelanggan Monday.com telah menunjukkan dampak yang jelas dan terukur.
Monday.com telah berhasil memposisikan Asisten AI-nya sebagai "pendamping strategis"—alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan. Pendekatan ini telah menjadikan Monday.com sebagai pelopor dalam model "AI sebagai rekan tim".
Tiga pelajaran inti dari strategi ini untuk semua bisnis yang mengejar transformasi digital:
1. AI yang Dapat Ditindaklanjuti: AI tidak hanya berhenti pada penyusunan laporan; AI harus secara proaktif turun tangan dalam proses, menyarankan solusi, dan mendukung implementasi secara langsung pada dasbor.
2. Prioritas Berdasarkan Pengalaman Pengguna: AI hanya efektif jika mudah diakses dan digunakan dalam bahasa alami, tanpa menciptakan hambatan teknis bagi karyawan mana pun.
3. Meningkatkan Kemampuan Manusia: Dengan menghilangkan beban penginputan dan pengumpulan data, AI membantu personel untuk fokus pada strategi, inovasi, dan interaksi pelanggan – elemen-elemen yang menciptakan nilai yang berbeda dan berkelanjutan.
Monday.com telah menunjukkan bahwa kecerdasan buatan dapat menjadi "asisten strategis" sejati dalam pengambilan keputusan dan operasional bisnis. Kini, GTG CRM AI Assistant membawa semangat itu lebih dekat ke bisnis kecil dan menengah, melalui versi yang lebih hemat biaya, ramah bahasa, dan mudah digunakan, sehingga memudahkan mereka untuk menerapkan AI pada aktivitas pemasaran, penjualan, dan manajemen sehari-hari.
Selain sekadar mendukung analisis data, GTG CRM AI Assistant dirancang untuk bekerja bersama pengguna, membantu mereka mengambil keputusan lebih cepat, lebih memahami pelanggan mereka, dan mengoptimalkan efisiensi bisnis di setiap tahap operasional.
Kemampuan utama Asisten AI GTG CRM:

Asisten AI GTG CRM mudah digunakan.
Mengapa GTG CRM merupakan pilihan yang lebih baik untuk UKM?
GTG CRM membantu UKM memanfaatkan kekuatan AI tanpa memerlukan tim teknis, mengubah setiap karyawan menjadi "pengambil keputusan berbasis data".
Studi kasus Monday.com dengan jelas menunjukkan bahwa masa depan produktivitas terletak pada penggunaan AI yang bekerja berdampingan dengan manusia, bukan menggantikan mereka. Kisah mereka adalah bukti kuat bahwa, dengan integrasi AI yang tepat, bisnis apa pun dapat mencapai kecepatan pemecahan masalah yang unggul, akurasi pengambilan keputusan, dan efisiensi operasional.
AI lebih dari sekadar analisis data. AI adalah pengungkit yang memungkinkan bisnis Anda untuk bertindak lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih akurat.







Panduan
Asisten Bisnis AI
Grow. Thrive. Go.
