Kisah Sukses Pelanggan

Strategi Khusus yang Membantu Bloom Coffee Dari Startup Menjadi Dicintai

Thu Huyen

532 penayangan

Daftar Isi

"Saya hanya ingin kafe kecil saya memiliki identitas uniknya sendiri – tempat yang membuat pelanggan ingin kembali lagi."

Itulah kata-kata pembuka Ngoc Tram, pemilik The Bloom Coffee, saat ia menceritakan perjalanannya mengubah kedai kopi kecilnya seluas 20m² di Thai Nguyen menjadi merek yang dicintai di media sosial.

Tanpa tim pemasaran, tanpa menyewa agensi, dan tanpa keahlian teknologi, hanya dalam 5 bulan, kafe miliknya mengalami peningkatan 45% dalam jumlah pelanggan tetap, peningkatan pendapatan yang stabil setiap minggu, dan nama "The Bloom Coffee" mulai disebut-sebut sebagai "pojok kecil yang damai" di kota tersebut.

Ini bukanlah kisah tentang perubahan haluan yang spektakuler, melainkan perjalanan nyata seorang pemilik usaha kecil yang berani mengubah cara kerja – melalui teknologi.

Dari secangkir kopi yang nikmat hingga merek yang memiliki jiwa.

Saat memulai bisnisnya, Ibu Tram percaya bahwa kopi yang enak dan tempat yang indah adalah semua yang dia butuhkan.

Namun kemudian dia menyadari bahwa, di era media sosial, menjadi "menarik" bukanlah satu-satunya keunggulan lagi.

Merek dengan identitas yang khas dan pesan yang jelas adalah hal yang membuat pelanggan mengingatnya dan menceritakannya kepada orang lain.

“Setiap kali saya mengunggah sesuatu, orang-orang hanya memuji foto-foto tersebut lalu pergi begitu saja. Tidak ada yang ingat apa itu The Bloom. Saya tahu saya membutuhkan cerita merek, tetapi saya tidak tahu harus mulai dari mana.”

Dari situ, dia beralih ke GTG CRM dan fitur Brand Identity Builder-nya – di mana AI membantunya membentuk kembali seluruh identitas mereknya hanya dalam beberapa menit.

AI tersebut menyarankan logo sederhana untuknya dengan nuansa krem ​​dan cokelat, memberikan kesan kehangatan alami, yang secara sempurna menangkap semangat "memulai hari baru."

AI membantu menciptakan logo dan identitas merek.

Hanya dengan beberapa klik, AI juga membantunya menulis Visi, Misi, dan Nilai Inti, yang secara jelas mendefinisikan identitas merek:

"Bloom Coffee tidak hanya menjual kopi; tempat ini menawarkan jeda yang tenang di tengah hiruk pikuk kehidupan."

Sejak saat itu, setiap kampanye, artikel, atau gambar yang ia buat selalu berpegang pada pesan ini. Toko kecil itu secara bertahap mengembangkan kepribadiannya sendiri; toko itu tidak membutuhkan papan nama yang megah, hanya skema warna yang konsisten, suara yang konsisten, dan satu emosi yang dirasakan pelanggan setiap pagi.

Meluncurkan kampanye hanya dalam 10 menit – sesuatu yang belum pernah dia pertimbangkan sebelumnya.

Sebelumnya, setiap kali ada promosi "Beli satu gratis satu" atau "Diskon 30% untuk pelanggan baru", dia harus meminta teman-temannya untuk mendesain gambar, lalu menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempostingnya di Facebook. Namun hasilnya tidak begitu bagus; pelanggan hanya akan menggulir melewatinya, dan hanya sedikit orang yang mengingatnya.

Dengan landing page terintegrasi AI dari GTG CRM, semuanya berubah.

Anda hanya perlu memilih template "Kedai Kopi"; AI akan secara otomatis menulis konten yang dioptimalkan SEO dan menyertakan tombol obrolan langsung. Setelah menambahkan gambar minuman yang menarik dan informasi toko Anda, template siap digunakan.

Templat halaman arahan kedai kopi yang mudah digunakan dari GTG CRM.

Tidak perlu coding, tidak perlu desainer grafis, hanya 10 menit dan kampanye siap.

"Dulu, saya menghabiskan sepanjang hari hanya untuk memikirkan kata-kata yang tepat. Sekarang, AI membantu saya membuat landing page yang rapi dan berkualitas, yang bahkan saya sendiri tidak percaya bisa saya buat."

Halaman arahan tersebut memungkinkan pelanggan untuk melakukan pemesanan secara langsung, dengan informasi yang secara otomatis masuk ke CRM.

AI Sosial – Ketika media sosial menjadi saluran penjualan yang sesungguhnya.

Media sosial dulunya merupakan "mimpi buruk" bagi Ibu Tram. Setiap kali ia mengunggah sesuatu, ia harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk memikirkan keterangan foto, memilih foto, menambahkan tagar, dan sebagainya.

Kemudian dia menemukan bahwa Social AI di GTG CRM memiliki fitur yang memungkinkannya untuk menulis konten, membuat gambar, dan menjadwalkan posting otomatis di Facebook, LinkedIn, dan YouTube.

AI tersebut memahami gaya merek "The Bloom", sehingga setiap keterangan foto memiliki nada yang lembut dan mudah didekati.

Membuat konten menjadi sangat mudah dengan Social AI dari GTG CRM.

"Saya tidak perlu lagi khawatir tentang 'apa yang harus diposting hari ini'. Semuanya dijadwalkan secara teratur oleh AI, dan saya hanya perlu membuat kopi – AI akan mengurus sisanya," ujar Ibu Tram.

Ketika teknologi mendekatkan orang satu sama lain

Banyak orang berpikir bahwa teknologi membuat bisnis menjadi dingin dan tanpa emosi.

Namun dengan The Bloom Coffee, AI dan CRM- lah yang membantu Ibu Tram terhubung dengan pelanggan secara lebih alami, intim, dan tulus daripada sebelumnya.

"Sebelumnya, saya bekerja seperti mesin — memposting konten, membalas pesan masuk, merencanakan promosi sepanjang hari."

Sekarang, teknologi memberi saya waktu untuk melakukan apa yang saya sukai: membuat kopi, mengobrol dengan pelanggan, dan melihat mereka tersenyum.”

Pelajaran dari The Bloom Coffee

  • Sebuah merek lebih dari sekadar logo: Merek yang benar-benar berkesan didefinisikan oleh emosi yang dialami pelanggan, bukan oleh warnanya, tetapi oleh kesan keseluruhan.
  • Otomatisasi bukanlah robot: Ini adalah asisten senyap yang membantu pemilik usaha kecil menjalankan bisnis mereka dengan lancar, sehingga memberi mereka waktu luang untuk tugas-tugas yang lebih penting.
  • Teknologi adalah "pengungkit" bagi mereka yang melakukan pekerjaan: Anda tidak membutuhkan tim besar untuk menjadi profesional — hanya sistem yang menghubungkan, mengotomatiskan, dan menyinkronkan.

Menyimpulkan

Bloom Coffee bukanlah merek jaringan besar, dan juga tidak memiliki tim pemasaran yang besar. Namun berkat GTG CRM, Ibu Tram telah menciptakan model operasional yang terstruktur dengan baik — di mana semuanya, mulai dari branding dan pemasaran hingga layanan pelanggan, diotomatiskan dan dikelola dalam satu platform.

Itulah kekuatan teknologi jika digunakan dengan benar: Teknologi tidak menggantikan manusia, tetapi membantu mereka bekerja lebih cerdas, hidup lebih nyaman, dan bersinar dengan identitas unik mereka sendiri.

Optimalkan Operasi Percepat Pertumbuhan Bisnis

Uji Coba GRATIS 14 Hari
Semua Fitur Tersedia
Tanpa Kartu Kredit