Kisah Pelanggan
Tim GTG CRM · GTG CRM
05 Maret 2026

Daftar Isi
Dalam beberapa tahun terakhir, berjualan di berbagai platform e-commerce telah menjadi tren populer. Alih-alih hanya berjualan di satu platform, banyak pemilik toko memperluas jangkauan mereka ke Shopee, Lazada, dan TikTok Shop untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
Ibu Lan Anh, 35 tahun, adalah salah satunya. Ia telah menjalankan bisnis fashion wanita secara online selama hampir 3 tahun dan saat ini menjual produknya di ketiga platform tersebut. Dengan memanfaatkan traffic dari berbagai platform, tokonya memiliki pendapatan yang stabil dan tingkat pelanggan yang kembali cukup tinggi.
Namun, seiring bertambahnya jumlah pesanan, berjualan di berbagai channel juga menimbulkan masalah-masalah yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehnya.
Setiap hari, Ibu Lan Anh harus memproses sekitar 40–60 pesanan dari tiga platform yang berbeda. Pekerjaan yang tampak sederhana ini ternyata cukup rumit.
Setiap pagi, hal pertama yang harus dilakukannya adalah membuka satu per satu sistem manajemen dari setiap platform:
Ia harus memeriksa apakah ada pesanan baru, mencetak label pengiriman, mencocokkan informasi produk, dan mengkonfirmasi pesanan.
Berpindah-pindah antar sistem memakan banyak waktu. Terkadang, hanya untuk memeriksa pesanan saja bisa memakan waktu berjam-jam setiap hari.

Penjual multi-channel seringkali harus memeriksa pesanan di berbagai platform
Kesulitan terbesar Ibu Lan Anh bukan pada penerimaan pesanan, melainkan pada manajemen stok saat berjualan di banyak platform.
Tokonya memiliki sekitar 50 model pakaian, masing-masing dengan berbagai ukuran dan warna. Total SKU yang sebenarnya mencapai ratusan varian.
Masalahnya adalah setiap platform e-commerce mengelola stok secara independen.
Stok sebenarnya toko Ibu Lan Anh masih ada 50 produk, namun di platform ditampilkan:
Jika produk laris terjual bersamaan di banyak platform, total pesanan bisa melebihi jumlah stok sebenarnya di gudang.
Dalam kasus tersebut, ia terpaksa harus:
Hal ini secara langsung mempengaruhi rating toko dan pengalaman pelanggan.
Dengan meningkatnya jumlah pesanan, Ibu Lan Anh mempekerjakan staf gudang tambahan untuk membantu pengemasan dan persiapan barang.
Namun, karena pesanan tersebar di berbagai platform, persiapan barang menjadi rumit. Staf seringkali harus bertanya:
Hanya mencocokkan pesanan dengan produk di gudang saja sudah memakan banyak waktu.
Pada hari-hari sibuk, kesalahan dalam pengemasan atau persiapan barang juga lebih mudah terjadi.
Selain masalah pesanan dan stok, Ibu Lan Anh juga menghadapi persyaratan penerbitan faktur elektronik saat pelanggan membutuhkan faktur VAT.
Dulu, setiap kali pelanggan meminta faktur, ia harus:
Proses ini tidak terlalu rumit, tetapi dengan meningkatnya jumlah pesanan, entri data manual rentan terhadap kesalahan dan memakan waktu.
Ia menyadari bahwa jika ingin terus mengembangkan bisnisnya, ia membutuhkan sistem yang dapat menghubungkan semua tahapan penjualan.
Setelah mencari berbagai alat manajemen penjualan multi-channel, Ibu Lan Anh memutuskan untuk mencoba menggunakan GTG CRM.
Hal yang menarik perhatiannya adalah sistem ini tidak hanya mengelola pesanan, tetapi juga menghubungkan gudang, produk, dan faktur dalam satu platform.
Hal pertama yang dilakukannya adalah membuat gudang di GTG CRM.
Ia memasukkan informasi dasar seperti:
Dengan demikian, seluruh aktivitas keluar masuk gudang di kemudian hari akan tercatat dalam sistem.
Selanjutnya, ia memasukkan seluruh produk ke Pusat Produk.
Setiap produk diberi kode SKU unik, misalnya:
DAM-LUA-D1AO-KHOAC-K2QUAN-JEAN-J3Berkat kode SKU, sistem dapat mengidentifikasi produk yang sama meskipun dijual di platform yang berbeda.
Hal ini membantu manajemen stok menjadi lebih akurat.
Setelah mengatur gudang dan produk, ia menghubungkan GTG CRM dengan akun penjualannya di berbagai platform.
Setelah koneksi selesai, cukup dengan menekan tombol "sinkronisasi", pesanan dari:
semuanya akan tersinkronisasi ke satu antarmuka tunggal.

Pesanan dikumpulkan di satu tempat
Setelah menggunakan GTG CRM, proses penjualan Ibu Lan Anh berubah secara signifikan.
Dengan demikian, staf gudang tidak perlu lagi memeriksa setiap platform, melainkan hanya bekerja pada satu antarmuka tunggal.
Fitur lain yang membantu Ibu Lan Anh menghemat waktu adalah pembuatan faktur elektronik otomatis.
Ia hanya perlu mengaturnya sekali di bagian pengaturan:
Setelah pesanan dikonfirmasi keluar gudang, sistem akan membuat faktur yang sesuai.
Jika jumlah produk dalam pesanan berubah, GTG CRM juga mendukung faktur penyesuaian otomatis, membantu perhitungan pajak menjadi lebih akurat.
Setelah sekitar setengah tahun menggunakan sistem, Ibu Lan Anh melihat banyak perubahan nyata:
Sebelumnya ia harus menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk memeriksa pesanan di setiap platform. Saat ini, semuanya terpusat di satu dashboard tunggal.
Hemat: 3–4 jam kerja setiap hari
Manajemen stok menjadi lebih akurat. Sistem secara otomatis memperbarui jumlah stok setelah setiap pesanan, mengurangi secara signifikan kasus penjualan melebihi stok.
Tingkat pembatalan pesanan turun: dari 8% menjadi 2%
Rating di berbagai platform juga meningkat berkat berkurangnya pembatalan pesanan dan pengiriman yang lebih akurat.
Staf gudangnya juga bekerja lebih efisien karena tidak perlu lagi mencocokkan pesanan secara manual seperti sebelumnya.
Kisah Ibu Lan Anh adalah contoh khas dari tantangan yang dihadapi banyak penjual multi-channel.
Ketika jumlah pesanan masih sedikit, manajemen manual mungkin masih bisa dikendalikan. Namun, ketika jumlah pesanan meningkat dan berjualan di banyak platform sekaligus, kurangnya sistem manajemen terpusat akan membuat operasional bisnis menjadi rumit.
Dengan sistem manajemen terpusat seperti GTG CRM, penjual dapat mengelola seluruh aspek bisnis mereka dengan lebih efisien, mulai dari pesanan, stok, hingga pengiriman dan faktur. Hal ini memungkinkan penjual untuk mengoperasikan toko mereka secara lebih efektif dan fokus pada pengembangan bisnis alih-alih mengerjakan tugas-tugas manual.
Bisnis Anda juga bisa mencapai hasil serupa — mulai gratis.
Mulai Perjalanan Anda








