Sarjana
532 penayangan
Daftar Isi
Di dunia e-commerce saat ini, kesuksesan bukan hanya tentang iklan atau produk yang bagus; tetapi juga tentang bagaimana Anda mengelola dan membina pelanggan setelah pembelian. Itulah mengapa CRM (Customer Relationship Management) telah menjadi alat inti dalam perjalanan pertumbuhan banyak bisnis.
Salah satu contoh utama di Vietnam adalah Coolmate, sebuah startup fesyen pria yang didirikan pada tahun 2019, yang telah menerapkan CRM dan otomatisasi untuk mengubah data pelanggan menjadi pendorong pertumbuhan.
Hanya satu tahun setelah menerapkan sistem CRM-nya, Coolmate mencatat peningkatan pendapatan online sebesar 2,5 kali lipat, peningkatan lebih dari 50% dalam tingkat pelanggan setia, dan kepuasan pelanggan melebihi 95%.
Coolmate Joint Stock Company adalah merek fesyen pria asal Vietnam yang beroperasi dengan model D2C (Direct-to-Consumer), artinya menjual langsung ke konsumen tanpa perantara. Coolmate didirikan oleh Nguyen Van Thong, dengan visi "Memberikan pengalaman belanja online yang paling sederhana, tercepat, dan paling transparan untuk pria."
Berawal dari kaos oblong biasa, Coolmate telah berkembang ke pakaian dalam, kaus kaki, kemeja, aksesoris, dan banyak lagi, dengan lebih dari 3 juta produk terjual dan lebih dari 500.000 pelanggan setia (menurut Forbes Vietnam).
Namun, seiring dengan pertumbuhan pendapatan yang pesat, Coolmate menghadapi masalah yang umum terjadi pada bisnis online:
Coolmate telah menerapkan sistem CRM terintegrasi untuk seluruh proses: mulai dari menghasilkan prospek hingga layanan pelanggan, yang terdiri dari empat kelompok aktivitas utama:
Coolmate menyinkronkan data dari:
Hasilnya, setiap pelanggan memiliki "profil unik," sehingga memudahkan tim pemasaran untuk menganalisis perilaku dan membuat keputusan berdasarkan data.
CRM Coolmate mencakup skenario otomatis terintegrasi:
Hasilnya, tim penjualan dan pemasaran dapat melayani puluhan ribu pelanggan tanpa perlu menambah staf.
Lihat juga: Otomatisasi: Skenario perawatan cerdas dan hemat waktu untuk usaha kecil
Coolmate membagi pelanggan menjadi empat kelompok: Pelanggan baru → Pembeli pertama kali → Pelanggan tetap → Pelanggan setia. CRM membantu mereka memahami tahapan mana yang sedang dilalui setiap pelanggan sehingga mereka dapat mengirimkan konten yang relevan.
Sebagai contoh, pembeli kaos untuk pertama kalinya mungkin akan ditawari paket berisi tiga item atau aksesori tambahan dalam email berikutnya.
Dengan menganalisis statistik pembelian dan klik, CRM Coolmate secara otomatis menyarankan program yang sesuai untuk setiap kelompok.
Menurut CEO Nguyen Van Thong:
Coolmate telah mengubah CRM menjadi "jantung operasional" bisnis, tempat semua data, kampanye, dan tindakan pemasaran terhubung dan diukur.
Dari kisah Coolmate, bisnis-bisnis Vietnam dapat mengambil empat pelajaran penting:
Jika Coolmate mampu mencapai pertumbuhan yang kuat melalui transformasi digital, maka GTG CRM adalah alat yang membantu setiap usaha kecil dan menengah di Vietnam untuk melakukan hal yang sama.
GTG CRM menyediakan semua alat yang Anda butuhkan untuk beroperasi seperti Coolmate:
GTG CRM tidak hanya membantu Anda mendapatkan pelanggan, tetapi juga mengubah mereka menjadi pelanggan setia, seperti yang telah dilakukan Coolmate.
Studi kasus Coolmate dengan jelas menunjukkan satu hal: "Bisnis yang mengendalikan data dan menyediakan layanan pelanggan melalui teknologi akan menang."
Jika Anda mencari cara untuk menjalankan pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan secara efektif, GTG CRM adalah platform yang akan membantu Anda memulai perjalanan tersebut: mulai dari halaman arahan dan periklanan hingga CRM dan otomatisasi, semuanya dalam satu platform terpadu.






