Wawasan

5 langkah membuat konten efektif, menarik puluhan ribu calon pelanggan

Belajar Bakat

532 penayangan

Daftar Isi

Jangan membuat konten berdasarkan inspirasi, ikuti alur yang telah ditentukan.

Apakah Anda membuat konten secara sembarangan, memposting apa pun yang terlintas di pikiran, tanpa arah yang jelas? Ini adalah situasi umum, terutama di kalangan usaha kecil dan wiraswasta. Konsekuensinya adalah:

  • Konten yang tidak terstruktur: Calon pelanggan mengakses informasi secara terfragmentasi, tanpa pemahaman yang jelas tentang produk, layanan, atau nilai yang Anda tawarkan.
  • Kurangnya "momentum konversi": Konten tersebut tidak memandu pembaca melalui langkah-langkah spesifik, sehingga menyulitkan mereka untuk membuat keputusan pembelian.
  • Peluang yang terlewatkan: Pelanggan dengan mudah mengabaikan merek Anda karena mereka tidak menemukan keterkaitan atau solusi untuk masalah mereka.

Agar konten benar-benar efektif, Anda perlu mengikuti perjalanan pelanggan, yang juga dikenal sebagai corong pemasaran. Ini adalah proses logis yang membimbing calon pelanggan dari saat mereka belum mengenal Anda hingga mereka melakukan pembelian dan menjadi pelanggan setia.

Corong ini biasanya digambarkan melalui tahapan-tahapan berikut: Kesadaran - Minat - Keinginan - Tindakan - Retensi.

Dengan memahami tahapan yang sedang dilalui pelanggan Anda, Anda dapat menyediakan jenis konten yang tepat yang mereka butuhkan, pada waktu yang tepat, untuk mendorong mereka lebih jauh ke atas dalam proses pembelian.

Strategi konten berbasis corong - Apa yang harus Anda posting di setiap tahap?

Untuk mengubah orang asing menjadi pelanggan setia, membangun strategi konten yang kuat dan fleksibel yang disesuaikan dengan setiap tahap saluran penjualan sangatlah penting. Berikut adalah strategi yang harus Anda fokuskan di setiap langkah untuk memaksimalkan efektivitasnya:

Fase 1: Kesadaran

Pada fase awal ini, tujuan utama Anda adalah memperkenalkan merek dan solusi Anda kepada orang-orang yang belum mengenal Anda. Konten di sini harus berfokus pada edukasi, pemecahan masalah, dan berbagi nilai, bukan penjualan langsung.

  • Artikel blog, infografis, dan video yang berbagi wawasan industri.
  • Tips bermanfaat dan panduan dasar terkait bidang Anda.
  • Kisah nyata tentang masalah umum yang dihadapi oleh pelanggan sasaran.
  • Ikuti terus tren terbaru dan statistik menarik.

Tujuan utama: Menarik perhatian orang asing dan memposisikan diri sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya.

Fase 2: Minat

Setelah pelanggan mengenali dan memperhatikan Anda, saatnya untuk menggali lebih dalam tentang positioning produk/layanan Anda. Konten pada tahap ini akan membangkitkan minat mereka dengan menyoroti manfaat dan perbedaan unik yang Anda tawarkan. Konten Anda pada tahap ini dapat mencakup:

  • Studi kasus yang sukses: kisah pelanggan tentang bagaimana mereka memecahkan masalah mereka berkat Anda.
  • Tutorial singkat tentang cara menggunakan bagian dari produk atau fiturnya.
  • Proses produksi dan alur kerja di balik layar untuk meningkatkan transparansi.
  • Jawaban rinci untuk pertanyaan yang sering diajukan (FAQ).

Tujuan utama: Mendorong calon pelanggan untuk mempelajari lebih lanjut, dan Anda dapat mulai mengundang mereka untuk mengisi formulir atau menerima hadiah (e-book, daftar periksa) untuk mengumpulkan informasi prospek.

Fase 3: Pertimbangan (Keinginan)

Pada tahap ini, calon pelanggan tertarik dan aktif mencari solusi, membandingkan berbagai pilihan. Konten Anda perlu fokus pada membangun kepercayaan yang kuat dan menciptakan keinginan yang kuat bagi mereka untuk memiliki produk/layanan Anda. Anda dapat menerapkan konten Anda menggunakan saran-saran berikut:

  • Umpan balik berupa video dan testimoni otentik dari pelanggan yang puas yang telah menggunakan produk tersebut.
  • Video demo produk terperinci yang menampilkan fitur-fitur utama.
  • Artikel ini membahas kisah seorang pelanggan tertentu.
  • Konten yang dipersonalisasi: "Siapa yang sebaiknya menggunakan produk ini?" atau "Bagaimana produk ini menyelesaikan masalah X untuk kelompok Y?"

Tujuan utama: Membangun kepercayaan dan menumbuhkan keinginan untuk memiliki produk, yang sering digunakan secara efektif dalam kampanye pemasaran email untuk membina hubungan pelanggan atau pemasaran ulang.

Fase 4: Aksi

Ini adalah momen krusial, saat Anda perlu "menutup kesepakatan." Konten pada tahap ini harus sangat jelas, lugas, dan menciptakan dorongan kuat bagi pelanggan untuk melakukan pembelian atau mendaftar layanan. Konten pada tahap ini dapat mencakup:

  • Program promosi terbatas waktu (penjualan kilat, promosi akhir pekan)
  • Uji coba gratis, paket pengalaman spesial
  • Gunakan efek kelangkaan (hanya tersisa X produk, penawaran berakhir dalam Y jam)
  • Landing page yang sangat optimal dengan ajakan bertindak (CTA) yang jelas dan mudah dibaca.

Tujuan utama: Mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan sebenarnya, seringkali dikombinasikan dengan pesan atau email tindak lanjut segera setelah mereka berinteraksi dengan ajakan bertindak (CTA).

Fase 5: Retensi

Perjalanan pelanggan tidak berakhir saat mereka melakukan pembelian. Tahap ini berfokus pada pemeliharaan hubungan, menciptakan nilai jangka panjang, dan mengubah pelanggan yang sudah ada menjadi pendukung merek yang loyal. Oleh karena itu, Anda juga harus menyesuaikan konten Anda. Berikut beberapa saran:

  • Email layanan purna jual, survei kepuasan pelanggan.
  • Selamat ulang tahun! Hadiah ucapan terima kasih untuk pelanggan setia kami.
  • Artikel dan video memberikan panduan tentang cara menggunakan produk secara lebih efektif dan memaksimalkan fitur-fiturnya.
  • Informasi tentang produk/layanan baru, program loyalitas.
  • Bangun komunitas pelanggan tempat mereka dapat berinteraksi dan berbagi pengalaman.

Tujuan utama: Mempertahankan pelanggan, mendorong pembelian berulang (upsell/cross-sell), dan mengubah mereka menjadi duta merek sukarela.

GTG CRM - Sebuah sistem untuk membantu Anda menerapkan strategi konten yang sesuai dengan alur penjualan.

GTG CRM adalah platform CRM "all-in-one" yang dirancang khusus untuk membantu bisnis kecil dan menengah, bahkan pendiri tunggal, membangun dan menjalankan strategi konten yang efektif. GTG CRM adalah alat yang ampuh untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan berkelanjutan Anda:

Buat konten inovatif dalam sekejap dengan AI.

Kehabisan ide? Tidak punya waktu untuk menulis banyak postingan, email, atau skrip iklan? GTG CRM memecahkan masalah ini dengan fitur Konten AI yang canggih:

  • Buat konten yang beragam: Mulai dari unggahan media sosial dan pemasaran email hingga konten halaman arahan, AI akan membantu Anda menghasilkan ide dan draf dengan cepat dan efisien.
  • Hemat waktu dan uang: Tidak perlu menyewa penulis konten, tidak perlu memeras otak; Anda tetap dapat menghasilkan konten berkualitas tinggi dalam jumlah besar.
  • Selalu menghasilkan ide-ide baru: AI membantu Anda menemukan perspektif konten yang segar, mendiversifikasi pesan Anda, dan menyesuaikannya dengan setiap tahap saluran penjualan.
AI membantu dalam pembuatan konten.

AI GTG CRM membantu Anda menghasilkan ide konten yang menarik untuk setiap platform.

Jadwalkan perilisan konten di berbagai saluran, tanpa perlu pengingat manual.

Lupakan proses masuk ke setiap platform media sosial untuk menjadwalkan postingan. Dengan Social Hub dari GTG CRM, Anda dapat dengan mudah menyinkronkan dan mengelola semua saluran pemasaran Anda dari satu tempat:

  • Hubungkan platform populer seperti Facebook, YouTube, dan LinkedIn untuk menjadwalkan postingan dengan mudah.
  • Menghemat waktu dan biaya secara signifikan: Manajemen terpusat mengoptimalkan sumber daya.
  • Pastikan konsistensi: Jadwalkan konten dengan mudah untuk tahapan spesifik dalam perjalanan pelanggan.
Jadwalkan postingan dengan Social Hub.

Jadwalkan unggahan sesuai rencana.

Beri label dan kategorikan pelanggan berdasarkan perilaku membaca mereka.

Untuk mempersonalisasi pengalaman pelanggan dan mengoptimalkan kampanye, memahami perilaku setiap calon pelanggan sangatlah penting. GTG CRM membantu Anda melakukan hal ini dengan mudah dan cerdas:

  • CRM memiliki fitur klasifikasi perilaku pelanggan: Mengklasifikasikan pelanggan berdasarkan perilaku mereka. Misalnya, pelanggan yang datang dari halaman arahan Pendidikan akan secara otomatis dikumpulkan informasinya dan dikategorikan ke dalam bagian Pendidikan oleh sistem CRM.
  • Bangun basis pelanggan yang dipersonalisasi: Kategorikan pelanggan berdasarkan tingkat "daya tarik" mereka untuk mengembangkan strategi layanan pelanggan yang tepat.
Segmentasi pelanggan berdasarkan status

Kategorikan pelanggan berdasarkan kondisi mereka.

Kirim konten otomatis ke orang yang tepat, pada waktu yang tepat.

Kekuatan sejati dari strategi konten yang efektif terletak pada kemampuannya untuk menyampaikan pesan yang tepat kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat. GTG CRM menyediakan fitur otomatisasi yang canggih untuk memastikan hal ini:

  • Alur Kerja Otomatisasi: Menyiapkan proses pengiriman email otomatis untuk prospek.
  • Email tindak lanjut terjadwal: Jadwalkan email sesuai rencana, tidak perlu mengingat untuk mengirimnya secara manual.
Kirim email otomatis berdasarkan perilaku.

GTG CRM memungkinkan Anda mengirim email otomatis setelah tindakan tertentu.

Menyimpulkan

Di pasar yang semakin kompetitif, pembuatan konten strategis tidak hanya membantu Anda menarik pelanggan tetapi juga merupakan cara efektif untuk membangun sistem penjualan yang otomatis dan berkelanjutan. GTG CRM adalah solusi komprehensif yang membantu bisnis Anda menguasai proses ini.

Optimalkan Operasi Percepat Pertumbuhan Bisnis

Uji Coba GRATIS 14 Hari
Semua Fitur Tersedia
Tanpa Kartu Kredit