Saat memulai transformasi digital, banyak usaha kecil dan menengah (UKM) tidak kesulitan karena kurangnya alat. Masalahnya seringkali terletak pada terlalu banyak pilihan.
Ada yang menyarankan untuk membuat website terlebih dahulu agar meningkatkan kredibilitas. Yang lain mengatakan harus menerapkan CRM sejak dini untuk mengelola pelanggan secara profesional. Ada yang fokus pada iklan dan membuat landing page terlebih dahulu. Ada pula yang memprioritaskan sistem pesan untuk melayani pelanggan lebih cepat. Bagi UKM yang ingin ringkas, minim alat, dan implementasi yang realistis, pertanyaan yang mudah muncul adalah: mana yang harus dimulai terlebih dahulu, website atau CRM?
Jawabannya adalah tidak semua bisnis sama.
Website dan CRM sama-sama penting, tetapi masing-masing menyelesaikan masalah yang berbeda. Jika memilih titik awal yang tepat, bisnis akan bergerak lebih cepat dan menghemat biaya uji coba yang salah. Jika memilih urutan yang salah, sangat mudah untuk berakhir dalam situasi di mana alat telah digunakan tetapi tidak ada hasil yang jelas.
Oleh karena itu, alih-alih bertanya secara umum “mana yang lebih baik, website atau CRM”, cara yang lebih tepat adalah melihat tujuan bisnis saat ini: apakah Anda membutuhkan kredibilitas, membutuhkan prospek, membutuhkan pelacakan penjualan, atau membutuhkan pelayanan pelanggan yang lebih baik?
Mengapa Banyak UKM Bingung Saat Memulai Transformasi Digital?
Untuk bisnis kecil, sumber daya selalu terbatas. Tim kecil, anggaran terbatas, dan waktu implementasi juga tidak banyak. Oleh karena itu, setiap keputusan investasi pada alat harus cukup realistis.
Namun, pada kenyataannya, banyak UKM mulai dengan apa pun yang mereka anggap perlu. Hari ini merasa perlu website, jadi buat website. Besok merasa prospek hilang, jadi cari CRM. Lusa merasa pelanggan terlalu banyak mengirim pesan, jadi gunakan alat pesan lain. Semakin banyak dilakukan, sistem semakin terfragmentasi.
Hasilnya adalah bisnis tidak benar-benar bertransformasi secara digital mengikuti jalur yang jelas, tetapi menambal sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan mendesak.
Itulah mengapa pertanyaan website atau CRM terlebih dahulu jauh lebih penting daripada yang dipikirkan banyak orang. Ini bukan hanya pertanyaan tentang alat. Ini adalah pertanyaan tentang titik awal mana yang akan memberikan dampak terbesar bagi bisnis pada tahap saat ini.
Apa Perbedaan Antara Website dan CRM?
Sederhananya, website membantu bisnis hadir dan membangun kepercayaan. CRM membantu bisnis mengumpulkan, melacak, dan memproses pelanggan dengan lebih baik.
Website cocok ketika bisnis membutuhkan tempat bagi pelanggan untuk mencari tahu, memeriksa kredibilitas, melihat layanan atau produk, dan melakukan tindakan seperti mengisi formulir atau menghubungi. Sementara itu, CRM memainkan peran yang kuat ketika bisnis sudah memiliki prospek atau pelanggan yang berinteraksi melalui berbagai titik kontak dan membutuhkan pengelolaan yang terpusat.
Dapat dipahami seperti ini:
| Item | Website | CRM |
|---|---|---|
| Peran Utama | Kehadiran online, membangun kredibilitas, mendukung konversi | Mengelola prospek, pelanggan, dan proses tindak lanjut |
| Masalah yang Diselesaikan | Pelanggan masuk tetapi belum paham atau belum percaya pada bisnis | Prospek masuk tetapi mudah hilang, sulit dilacak |
| Cocok Saat | Bisnis membutuhkan fondasi online yang lebih jelas | Bisnis sudah memiliki banyak prospek atau banyak titik kontak |
| Dampak Kuat pada | Kepercayaan, pengenalan merek, konversi dari traffic | Operasi penjualan, layanan pelanggan, manajemen data |
| Jika Kurang | Pelanggan sulit memahami dan cepat percaya | Penjualan mudah melewatkan prospek, data terfragmentasi |
Melihat tabel ini, terlihat bahwa website dan CRM tidak saling menggantikan. Mereka saling melengkapi. Namun, bagi UKM yang ingin ringkas dan bertahap, bisnis perlu menentukan mana yang harus didahulukan berdasarkan tujuan utama.
Kerangka Kerja Pemilihan Berdasarkan Tujuan: Apa yang Paling Dibutuhkan Bisnis Anda?
Jika Anda bingung mulai transformasi digital untuk bisnis kecil dari mana, coba lihat dari 4 tujuan berikut.
1. Jika Tujuan Saat Ini Adalah Meningkatkan Kredibilitas Online, Prioritaskan Website Terlebih Dahulu
Ini adalah kasus yang sangat umum bagi bisnis yang telah beroperasi untuk sementara waktu tetapi kehadiran online mereka masih lemah, atau memiliki halaman penggemar tetapi belum memiliki tempat yang cukup jelas bagi pelanggan untuk memeriksa informasi.
Ketika pelanggan menemukan Anda melalui iklan, media sosial, atau rekomendasi, mereka biasanya akan mencari informasi lebih lanjut sebelum membuat keputusan. Jika bisnis belum memiliki website, atau websitenya terlalu sederhana, pelanggan akan sulit untuk segera percaya.
Saat ini, website harus didahulukan karena membantu bisnis:
- menjelaskan dengan jelas siapa Anda
- menunjukkan kepada pelanggan apa yang Anda lakukan
- menciptakan kesan yang lebih profesional
- membantu pelanggan meninggalkan informasi atau menghubungi
Jika belum memiliki “rumah online” yang cukup jelas, bisnis akan sulit membangun kepercayaan yang tahan lama di langkah-langkah selanjutnya.
2. Jika Tujuannya Adalah Mendapatkan Prospek dari Iklan atau Traffic, Website atau Landing Page Harus Didahulukan
Banyak UKM mulai beriklan tetapi tujuan setelah klik masih terlalu umum. Ada yang mengarahkan traffic ke halaman penggemar, ada yang ke halaman utama, ada yang hanya meminta pelanggan mengirim pesan lalu menunggu konsultasi. Hal ini biasanya mengurangi efektivitas konversi.
Dalam kasus ini, website atau landing page adalah tempat yang harus diprioritaskan terlebih dahulu karena bisnis membutuhkan tempat untuk:
- menerima traffic dengan pesan yang tepat
- menciptakan tindakan yang jelas seperti mengisi formulir atau mendaftar
- menyimpan data pelanggan dengan lebih baik
- mengoptimalkan efektivitas setiap kampanye
Dengan kata lain, jika masalah saat ini adalah bagaimana agar pelanggan yang tertarik tidak hilang setelah satu klik, maka website atau landing page harus didahulukan daripada CRM.
3. Jika Tujuannya Adalah Agar Penjualan Mengikuti Prospek, CRM Harus Didahulukan
Ini adalah situasi yang sangat umum di UKM yang sudah memiliki prospek dari berbagai sumber tetapi tim penjualan kecil dan tidak dapat mengatasinya tepat waktu. Prospek masuk dari website, formulir, inbox, Zalo, email, atau berbagai kampanye lainnya, tetapi datanya tersebar.
Saat ini, bisnis tidak kekurangan titik kontak masuk. Bisnis sedang kekurangan tempat untuk mengumpulkan prospek dan melacaknya dengan lebih jelas.
CRM harus didahulukan ketika Anda mulai melihat tanda-tanda seperti:
- prospek masuk tetapi respons lambat
- pelanggan yang sama muncul di banyak tempat berbeda
- penjualan tidak tahu sejauh mana percakapan dengan pelanggan
- marketing melihat ada prospek tetapi penjualan mengatakan tidak bisa mengikutinya
- data tersebar di file, inbox, dan catatan pribadi
Jika bagian ini tidak diatasi terlebih dahulu, menambahkan lebih banyak prospek ke dalam sistem hanya akan membuat segalanya lebih kacau.
4. Jika Tujuannya Adalah Melayani Pelanggan Lebih Baik Setelah Mendapatkan Prospek, CRM dan Pesan Harus Berjalan Bersama
Ada bisnis yang tidak terlalu kekurangan prospek baru, tetapi kehilangan peluang dalam layanan pelanggan. Pelanggan telah mengirim pesan, telah tertarik, bahkan telah dikonsultasikan secara awal, tetapi perjalanan selanjutnya tidak cukup mulus.
Saat itu, ceritanya bukan lagi tentang website atau CRM saja. Bisnis perlu melihat CRM yang dikombinasikan dengan pesan untuk:
- melacak riwayat percakapan
- menghindari kehilangan pelanggan yang pernah tertarik
- membantu tim tindak lanjut pelanggan dengan lebih baik
- mengumpulkan titik kontak komunikasi di satu tempat yang lebih jelas
Ini adalah pilihan yang cocok untuk bisnis yang mulai menyadari bahwa masalah terbesar mereka bukanlah menarik lebih banyak orang baru, melainkan tidak kehilangan orang yang sudah tertarik.
4 Tipe UKM dan Titik Awal yang Sesuai
Agar lebih mudah dibayangkan, dapat dilihat dari 4 situasi yang sangat umum berikut:
| Tipe UKM | Tanda-tanda Umum | Harus Mulai Dari Mana |
|---|---|---|
| UKM yang Membutuhkan Kredibilitas Online | Memiliki halaman penggemar tetapi belum ada tempat perkenalan yang matang, pelanggan sulit segera percaya | Website Terlebih Dahulu |
| UKM yang Perlu Mendapatkan Prospek dari Iklan | Sedang beriklan tetapi belum ada tujuan yang jelas, konversi belum baik | Website atau Landing Page Terlebih Dahulu |
| UKM dengan Tim Penjualan Kecil | Prospek masuk dari banyak sumber tetapi tidak dapat diikuti, data terfragmentasi | CRM Terlebih Dahulu |
| UKM yang Perlu Melayani Pelanggan Lebih Baik | Pelanggan sudah tertarik tetapi tindak lanjut tidak mulus | CRM + Pesan |
Tabel ini bukan untuk membagi secara kaku, tetapi untuk membantu bisnis melihat prioritas terdekat mereka.
Jadi, Jika Ingin Ringkas, Sedikit Alat, Bagaimana?
Ini adalah perhatian yang sangat realistis. Banyak UKM tidak ingin membuka terlalu banyak platform karena semakin banyak alat, semakin berat pengoperasiannya. Tim kecil akan sangat mudah jatuh ke dalam situasi di mana alat digunakan tetapi tidak banyak yang dieksplorasi.
Dalam kasus tersebut, pendekatan yang masuk akal bukanlah membeli banyak lalu menggabungkannya nanti. Cara yang lebih baik adalah memilih jalur yang cukup jelas dan memprioritaskan solusi yang dapat menghubungkan banyak bagian dalam satu sistem.
Untuk bisnis yang baru memulai, urutannya sebaiknya:
-
Tentukan Tujuan Paling Mendesak
Kredibilitas, prospek, penjualan, atau layanan pelanggan adalah kebutuhan terbesar saat ini? -
Pilih Titik Awal yang Memberikan Dampak Jelas
Website, landing page, atau CRM mana yang harus didahulukan? -
Prioritaskan Platform yang Dapat Dikembangkan Lebih Lanjut
Sehingga ketika bisnis berkembang, Anda tidak harus memecah sistem menjadi terlalu banyak bagian terpisah.
Bagaimana GTG CRM Sesuai dengan Masalah Ini?
GTG CRM cocok untuk bisnis kecil dan menengah yang ingin lebih ringkas daripada menggunakan terlalu banyak alat terpisah sejak awal.
Jika bisnis perlu membangun kehadiran online, GTG CRM dapat mendukung pembuatan website dan landing page untuk menjadikannya titik kontak yang lebih jelas bagi pelanggan.
Jika bisnis sudah mulai memiliki prospek dan membutuhkan pengelolaan yang lebih terpusat, GTG CRM memiliki CRM untuk melacak data pelanggan dengan lebih jelas di platform yang sama.
Jika bisnis perlu melacak interaksi dengan pelanggan dari berbagai saluran, sistem ini juga memiliki bagian pesan untuk mendukung pengumpulan komunikasi dalam alur manajemen yang lebih jelas.
Nilai utama tidak hanya terletak pada setiap fitur secara terpisah, tetapi pada kenyataan bahwa bisnis dapat membangun jalur secara bertahap tanpa harus memisahkan website, landing page, CRM, dan pesan menjadi terlalu banyak alat independen sejak awal.
Kesimpulan
Pertanyaan SMB sebaiknya memulai dari website atau CRM terlebih dahulu sebenarnya tidak memiliki satu jawaban yang sama untuk semua. Yang terpenting adalah melihat kebutuhan bisnis saat ini dengan benar.
Jika perlu meningkatkan kredibilitas dan membantu pelanggan percaya lebih cepat, mulailah dari website.
Jika perlu mengoptimalkan perolehan prospek dari traffic dan iklan, prioritaskan website atau landing page.
Jika prospek sudah masuk tetapi penjualan tidak dapat mengatasinya, CRM harus didahulukan.
Jika bisnis kehilangan pelanggan dalam tahap tindak lanjut dan layanan, pertimbangkan CRM yang dikombinasikan dengan pesan.
Transformasi digital untuk bisnis kecil tidak harus dimulai dengan terlalu banyak alat. Sebaiknya dimulai dengan pilihan urutan yang tepat.
Dan ketika mengikuti jalur yang jelas, bisnis akan lebih mudah membangun sistem yang lebih ringkas, lebih mudah dioperasikan, dan menghasilkan hasil yang jelas dalam praktik.
Ubah apa yang baru saja Anda baca menjadi hasil nyata — terapkan sekarang dengan GTG CRM, gratis.
Terapkan Sekarang