Tim CRM GTG
532 penayangan
Daftar Isi
Ketika bisnis memutuskan untuk mengubah model bisnis mereka—dari ritel tradisional ke e-commerce, dari grosir ke ritel, atau berekspansi ke model multi-saluran—salah satu tantangan terbesar adalah manajemen persediaan . Tingkat persediaan yang tinggi, sinkronisasi persediaan di berbagai saluran, dan menghindari penjualan berlebihan adalah masalah yang dihadapi setiap bisnis.
Berdasarkan pengalaman praktis, kurangnya sistem manajemen inventaris terpusat dapat meningkatkan biaya transisi sebesar 20-30% dan menyebabkan banyak kesalahan operasional. Artikel ini akan memandu Anda tentang cara menangani inventaris secara ilmiah selama transisi model bisnis dan memperkenalkan solusi Manajemen Produk & Inventaris GTG CRM untuk mengoptimalkan proses ini.
Saat berjualan melalui berbagai saluran (Website, Shopee, Lazada, TikTok Shop), setiap platform memiliki sistem manajemennya sendiri. Ini berarti bisnis harus memperbarui informasi produk, harga, dan inventaris di setiap saluran secara individual – memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan.
Suatu produk memiliki stok 10 unit tetapi terdaftar untuk dijual di 3 saluran berbeda. Ketika satu saluran menjual 5 unit, dua saluran lainnya masih menunjukkan 10 unit tersisa – yang menyebabkan penjualan berlebih dan keluhan pelanggan.
Saat beralih ke model bisnis baru, penyesuaian harga produk perlu mempertimbangkan: harga pokok, PPN, biaya operasional, dan margin keuntungan yang diinginkan. Melakukan hal ini secara manual di Excel rentan terhadap kesalahan.
Produk yang tidak sesuai dengan model baru perlu dilikuidasi atau disesuaikan, tetapi terdapat kekurangan alat untuk melacak dan menganalisis efektivitasnya secara efektif.
Product Hub adalah sistem manajemen produk dan inventaris terpusat yang membantu bisnis untuk:

Sebelum melakukan peralihan, Anda perlu memiliki gambaran yang jelas tentang inventaris Anda saat ini:
1. Buat gudang di Product Hub.
2. Impor daftar produk.
3. Klasifikasi produk
Product Hub membantu Anda menghitung harga secara otomatis berdasarkan rumus berikut:
Harga jual = Harga asli + PPN + Keuntungan yang diinginkan
Misalnya:
Setelah Anda memusatkan data produk, Anda dapat memasarkan produk Anda ke berbagai saluran secara bersamaan:
1. Menghubungkan platform e-commerce
2. Dorong produk ke platform.
3. Sinkronisasi dua arah
Untuk produk di Grup C (cuci gudang):
1. Tandai status
2. Buat program likuidasi.
3. Memantau efektivitas
Setelah transisi model, pemantauan dan optimasi sangat penting:
Pantau metrik berikut:
Peningkatan proses:
| Keuntungan | Menggambarkan | Menyimpan |
|---|---|---|
| ⏱️ Hemat waktu | Tidak perlu memperbarui setiap bursa secara individual. | 70% dari waktu |
| 💰 Kurangi biaya kesalahan | Hindari penjualan berlebihan dan kehilangan pelanggan. | 20-30% dari biaya pemrosesan |
| 📈 Meningkatkan pendapatan | Penjualan multi-saluran lebih efektif. | 30-50% dari pendapatan |
| 🎯 Keputusan yang tepat | Data waktu nyata, laporan terperinci | Akurasi 100% |
| 🚀 Ekspansi Cepat | Tambahkan saluran baru dengan mudah. | Tak terbatas |
⚠️ Konsistensi data : Sama seperti dalam periklanan – kata kunci harus sesuai dengan halaman arahan – informasi produk di seluruh saluran harus sepenuhnya konsisten. Jika pelanggan melihat harga 100.000 di Shopee tetapi 120.000 di situs web, mereka akan langsung pergi.
⚠️ Uji coba pra-penayangan : Gunakan fitur "Pratinjau" untuk melihat tampilan produk Anda di situs web sebelum menampilkannya di platform e-commerce. Sesuaikan gambar dan deskripsi agar sesuai dengan setiap platform.
⚠️ Pencadangan data : Sebelum memigrasikan model bisnis Anda, ekspor semua data produk dan inventaris sebagai tindakan pencegahan.
⚠️ Pelatihan Karyawan : Sistem baru ini memerlukan alur kerja baru. Pastikan karyawan terlatih sepenuhnya untuk menghindari kesalahan pada tahap awal.
Mengelola inventaris selama transisi model bisnis bukanlah hal mudah, tetapi dengan sistem manajemen terpusat seperti Product Hub dari GTG CRM, Anda dapat mengontrol seluruh proses secara ilmiah dan efisien.
Alih-alih mengkhawatirkan data yang terfragmentasi dan inventaris yang tidak konsisten, Anda sekarang dapat fokus pada pertumbuhan bisnis dengan keyakinan bahwa sistem berjalan dengan lancar.








Pusat Produk
Grow. Thrive. Go.