Alex Pham
532 penayangan
Daftar Isi
Langkah 1: Dari layar utama, klik menu Otomatisasi di bilah sisi kiri.

Setelah mengakses situs tersebut, Anda akan melihat daftar semua otomatisasi yang telah dibuat.

Informasi yang ditampilkan:
Klik tombol "Buat Sekarang" .

Anda dapat:

Antarmuka Workflow Builder akan muncul, memungkinkan Anda untuk mendesain prosesnya.

Pemicu adalah titik awal otomatisasi – peristiwa yang memicu suatu proses.
Seret dan lepas elemen Pemicu ke kanvas atau klik pada simpul Pemicu yang sudah ada.

Pilih jenis objek yang akan memicu otomatisasi.

Pilih aktivitas pemicu:
Setelah menambahkan Kondisi ke alur kerja, Pemicu akan terkunci dan tidak dapat diedit. Pastikan Pemicu dikonfigurasi dengan benar sebelum menambahkan elemen lain.
Kondisi membantu menyaring dan memeriksa kondisi spesifik sebelum mengambil tindakan.
Seret dan jatuhkan elemen Kondisi ke kanvas dan hubungkan ke Pemicu.

Pilih kolom data yang ingin diperiksa:
Pilih nilai yang ingin dibandingkan:
Pilih operator perbandingan:
Aksi adalah operasi yang dilakukan secara otomatis.
Seret dan jatuhkan elemen Aksi ke kanvas dan hubungkan ke Kondisi.


Konfigurasi:
Pilih penerima:

Pilih templat email:
Pilih templat email yang sudah jadi dari Pembuat Email.

Pilih pengirim:
Pilih akun email tujuan pengiriman.

Wait/Delay memungkinkan Anda untuk menghentikan sementara suatu proses untuk jangka waktu tertentu.
Seret dan jatuhkan elemen Tunggu ke kanvas.

Masukkan jumlah dan pilih satuan waktu:

Contoh: Tunggu 10 menit sebelum melakukan tindakan selanjutnya.
Unsur manusia digunakan ketika intervensi manusia diperlukan dalam suatu proses.
Seret dan jatuhkan elemen Manusia ke kanvas.


Kolom yang perlu diisi:

Dua cara untuk menetapkan tenggat waktu:
Tinjau kembali seluruh proses yang telah ditetapkan.
Klik tombol Simpan untuk menyimpan otomatisasi.

Sistem akan menampilkan pesan "Berhasil disimpan".

Skenario: Ketika tugas baru dibuat dengan status "Yang Harus Dilakukan", sistem akan:
Konfigurasi alur kerja:
[Trigger: Task Created] ↓ [Condition: Status = "To Do"] ↓ (True) [Action: Send Email to Team] ↓ [Wait: 10 minutes] ↓ [Condition: Type = "Meeting"] ↙ ↘ (True) (False) ↓ ↓ [Human] [Send Email]Tips penggunaan[Trigger: Task Created] ↓ [Condition: Status = "To Do"] ↓ (True) [Action: Send Email to Team] ↓ [Wait: 10 minutes] ↓ [Condition: Type = "Meeting"] ↙ ↘ (True) (False) ↓ ↓ [Human] [Send Email]
Buat otomatisasi sederhana terlebih dahulu, lalu perluas secara bertahap.
Gunakan templat yang sudah jadi untuk menghemat waktu.
Selalu uji alur kerja dengan data uji sebelum menerapkannya dalam praktik.
Berikan nama deskriptif pada otomatisasi Anda agar lebih mudah dikelola.
Pastikan Anda telah membuat templat email Anda di Email Builder sebelum menggunakannya dalam otomatisasi.




