Belajar Bakat
532 penayangan
Daftar Isi
Kementerian Keuangan baru-baru ini mengusulkan pembebasan pajak untuk usaha rumah tangga dengan pendapatan tahunan di bawah 500 juta VND, yang diharapkan berlaku mulai 1 Juli 2026. Informasi ini telah menarik perhatian yang cukup besar dari banyak usaha rumah tangga, menjanjikan pengurangan beban pajak yang signifikan dan menciptakan kondisi untuk mendorong perkembangan usaha kecil yang lebih stabil.
Menaikkan ambang batas pembebasan pajak dari 200 juta menjadi 500 juta VND per tahun dianggap sebagai langkah signifikan dalam mendukung sektor usaha perorangan. Diperkirakan sekitar 90% rumah tangga pelaku usaha saat ini tidak perlu lagi membayar pajak, sehingga mereka dapat dengan percaya diri mempertahankan operasional dan berinvestasi kembali di tengah pasar yang bergejolak.
Berdasarkan Keputusan 3389/QD-BTC tahun 2025, mulai 1 Januari 2026, metode pengumpulan pajak sekaligus untuk rumah tangga usaha akan dihentikan sepenuhnya dan pengelolaan akan beralih ke metode deklarasi dan pembayaran sendiri. Rumah tangga usaha akan dibagi menjadi 3 kelompok utama:

Pada tanggal 27 November 2025, Kementerian Keuangan mengeluarkan Surat Resmi 18491/BTC-CST dengan poin-poin penting sebagai berikut:
Rumah tangga dan usaha perorangan dengan pendapatan tahunan berkisar antara 500 juta hingga 3 miliar VND:
Pajak berdasarkan pendapatan (pendapatan – pengeluaran):
| Pendapatan tahunan | Tarif pajak |
|---|---|
| Lebih dari 500 juta - 3 miliar | 15% |
| Lebih dari 3 miliar - 50 miliar | 17% |
| Lebih dari 50 miliar | 20% |
Pajak berdasarkan persentase pendapatan (bila biaya tidak dapat ditentukan):
| Pekerjaan | Tarif pajak |
|---|---|
| Distribusi dan pasokan barang | 0,5% |
| Layanan dan jasa konstruksi tidak termasuk pengadaan material. | 2% |
| Penyewaan properti, agen asuransi, lotere, pemasaran berjenjang. | 5% |
| Produksi, transportasi, dan konstruksi yang mencakup pengadaan material. | 1,5% |
| Produk/layanan konten digital | 5% |
| Profesi lainnya | 1% |
Individu yang menyewakan properti secara tidak teratur (tidak termasuk usaha akomodasi) dan memiliki pendapatan tahunan melebihi 500 juta VND:
Dengan 90% bisnis yang sepenuhnya dibebaskan dari pajak, mereka yang memiliki pendapatan kecil atau tidak stabil dapat dengan percaya diri mempertahankan operasional, berinvestasi kembali, dan pulih dengan lebih baik.
Rumah tangga dengan pendapatan melebihi 500 juta VND dikenakan pajak berdasarkan keuntungan aktual: hanya mereka yang memperoleh keuntungan yang dikenakan pajak, sedangkan mereka yang memperoleh keuntungan rendah membayar sedikit atau tidak membayar pajak sama sekali. Hal ini sangat menguntungkan bagi rumah tangga dengan biaya input yang tinggi.
Kebijakan baru ini membantu usaha kecil menstabilkan mata pencaharian mereka, meningkatkan daya saing mereka, dan memberikan kontribusi yang lebih positif bagi perekonomian. Ini merupakan langkah penting dalam mendukung sektor ekonomi individu.
Usaha rumahan memiliki insentif yang lebih besar untuk menyatakan dan mengungkapkan pendapatan mereka secara transparan, yang membantu dalam pengelolaan pajak yang lebih efektif dan akses yang lebih mudah ke dukungan dan kebijakan pemerintah.
Toko kelontong kecil, warung makan, kafe, toko jasa, dan bisnis online skala kecil dengan pendapatan tahunan di bawah 500 juta VND sepenuhnya dibebaskan dari pajak.
Para pengusaha kecil, penjual daring, dan pedagang musiman dengan pendapatan tidak stabil mendapat manfaat dari pembebasan pajak yang lebih tinggi, memberikan mereka ketenangan pikiran dan stabilitas yang lebih besar.
Jika mereka dapat melacak pengeluaran mereka dengan benar, mereka akan dikenakan pajak berdasarkan pendapatan aktual, bukan penerimaan, yang menguntungkan bagi rumah tangga dengan biaya input tinggi (persediaan, sewa, tenaga kerja, dll.).
Industri-industri di mana biaya input dan operasional menyumbang sebagian besar pendapatan akan mendapat manfaat dari perpajakan berbasis laba, sehingga menghasilkan kewajiban pajak yang lebih adil. 
Dengan adanya perubahan metode perhitungan pajak dari jumlah tetap menjadi deklarasi mandiri dan usulan untuk menaikkan ambang batas pembebasan pajak, rumah tangga bisnis perlu menyiapkan sistem manajemen penjualan dan akuntansi yang jelas untuk melacak pendapatan dan pengeluaran secara akurat.
GTG CRM adalah solusi manajemen penjualan multi-saluran yang membantu pemilik toko dan bisnis:
Dengan GTG CRM, pelacakan pendapatan dan pengeluaran menjadi mudah, sehingga memudahkan penentuan pajak terutang berdasarkan peraturan baru dan memaksimalkan manfaat pembebasan pajak. Bersiaplah untuk menerima perubahan mulai 1 Juli 2026.










