Wawasan

Mengapa iklan saya tidak menghasilkan penjualan? 7 kesalahan umum yang sering dilakukan pemula.

Belajar Bakat

532 penayangan

Daftar Isi

Menjalankan iklan terus-menerus tetapi tidak mendapatkan pesanan adalah situasi umum bagi bisnis online baru. Anggaran masih dikeluarkan secara teratur, tayangan dan interaksi tetap ada, tetapi pesanan hampir nol.

Kesalahan 1: Menjalankan iklan tanpa pemahaman yang mendalam tentang pelanggan.

Banyak kampanye iklan gagal sejak awal: salah mengidentifikasi target audiens. Para pemula sering memilih target audiens yang terlalu luas, atau sepenuhnya mengandalkan preferensi dangkal tanpa memahami kebutuhan pelanggan yang sebenarnya.

Periklanan membutuhkan pemahaman khusus tentang: Masalah apa yang dihadapi pelanggan? Mengapa mereka membutuhkan produk ini? Apa yang membuat mereka rela mengeluarkan uang segera?

Kesalahan 2: Iklan terlalu banyak membahas produk dan terlalu sedikit membahas masalahnya.

Konsumen tidak membeli produk karena produk itu "bagus," mereka membelinya karena produk tersebut memecahkan masalah tertentu. Alih-alih menulis "Produk A memiliki 5 fitur luar biasa, diskon 30%," tulislah "Pusing karena membuang terlalu banyak waktu? Produk A membantu Anda mengurangi waktu hingga 50% hanya dalam 3 langkah sederhana."

Perbedaannya: Anda memulai dari masalah pelanggan, bukan dari produk Anda.

Kesalahan 3: Halaman arahan tidak cukup menarik untuk menghasilkan konversi.

Elemen-elemen penting untuk sebuah landing page:

  • Judul yang secara jelas menyatakan manfaat atau masalah yang akan dipecahkan.
  • Isi dokumen ini ringkas, terstruktur dengan baik, dan mudah dipindai.
  • Gambar/video ilustrasi sebenarnya
  • Bukti sosial (ulasan, umpan balik pelanggan)
  • Ajakan untuk bertindak tersebut jelas dan mudah diterapkan.

Kesalahan 4: Gagal memantau dan menganalisis data setelah menjalankan iklan.

Pengguna baru seringkali cenderung "menyalakan iklan dan membiarkannya begitu saja." Metrik utama yang perlu dipantau:

  • CTR : persentase orang yang mengklik iklan.
  • CPC : biaya rata-rata per klik
  • Rasio Konversi : rasio antara jumlah pembeli dan total jumlah pengunjung halaman.
  • ROAS : Pendapatan per dolar yang dihabiskan untuk iklan

Kesalahan 5: Tidak ada proses untuk menangani pelanggan setelah mereka meninggalkan informasi mereka.

Tanda-tanda umum: waktu respons yang lambat, saran yang tidak konsisten, dan kegagalan untuk menindaklanjuti pelanggan yang telah mengirim pesan tetapi belum melakukan pembelian.

Iklan hanya menciptakan peluang. Keberhasilan penjualan sangat bergantung pada bagaimana bisnis merespons dan menangani pelanggan setelahnya.

GTG CRM menawarkan chatbot AI yang secara otomatis merespons pelanggan 24/7.Pelajari selengkapnya!

Kesalahan 6: Iklan berjalan tetapi tidak dapat mengelola pesanan dan pendapatan.

Pesanan diterima, tetapi status pemrosesannya tidak diketahui, pendapatan aktual tidak dapat diverifikasi, dan biaya iklan per pesanan tidak jelas.

Pelajari selengkapnya: Solusi manajemen pesanan multi-saluran dari GTG CRM

Kesalahan 7: Meningkatkan anggaran iklan ketika platform operasi belum siap.

Iklan sebaiknya hanya diperluas ketika sistem mampu menangani peningkatan volume pengunjung.

GTG CRM mengatasi hambatan ini secara tepat.

GTG CRM dirancang untuk membantu bisnis mengatasi tantangan operasional di balik periklanan:

  • Konsolidasikan semua pesanan dari platform e-commerce, situs web, dan sumber offline ke dalam satu sistem.
  • Hubungkan pendapatan ↔ faktur ↔ inventaris ↔ akuntansi
  • Lacak iklan dan saluran mana yang mendatangkan pelanggan Anda.
  • Secara otomatis mengingatkan pelanggan untuk mengurus pesanan mereka dan melacaknya.
  • Lacak data untuk menganalisis efektivitas setiap kampanye.
GTG CRM mengelola seluruh proses penjualan.

Optimalkan Operasi Percepat Pertumbuhan Bisnis

Gratis 20.00066.888 credit
Semua Fitur Tersedia
Tanpa Kartu Kredit